Life is too short to wake up in the morning with regrets. So, love the people who treat you right. Forget about the ones who don't, and believe that everything happens for a reason. If you get a change, take it. If it changes your life, let it. Fight your day with your heart, get win and never surrender for what you believed. Always spread love, always thankfull for what God gives to us. Remember, no body said it would be easy. They just promised it would be worth it.



Tampilkan postingan dengan label looks around you. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label looks around you. Tampilkan semua postingan

Jumat, September 20

Masjid megah di kampung miskin

Hari minggu, jam 10 pagi, me and my 2 tigers udah nyampe di stasiun Maguwo, sedkit berpacu dengan waktu alias mbalap. Do you know what means of 'mbalap'???.....yes, ngebut sodara....hihihihi....karena berangkatnya mepet pet. Hmmm....dan ternyata, tiket kereta ke Solo sudah habiiisss......aaaaahhh.... Harus nunggu 1 jam lagi untuk the next train, dapat tiket, tapi tetep berdiri, and my boys didn't complain at all....keren kalian sayang!!

Yap, saat itu kami sedang dalam misi khusus, melihat tambahan keluarga baru, si mungil Raka, the next generation....wahahahah.... Dan Eci, my lil son so excited, soalnya dia kepingin punya adik lagi...yang sayangnya keinginannya sampai sekarang masih menggantung di awan-awan, nunggu approve dari Yang Maha Memberi Kehidupan... Kalo ingat ini, ingat orang-orang yang susah punya anak dan kontras dengan mereka yang lebih suka membunuh dengan menggugurkan kandungan....hmmm,....

Ternyata kedatangan kami bertiga yang langsung menuju rumah yang juga disambut dengan hujan deras....yup, just three of us, soalnya si ayah sedang menunaikan tugas negara,...halah,...membuat surprise sang eyang kakung, my beloved father. Memang saat itu kami tak beritahukan misi khusus kami...bahkan eyang putri yang masih di toko sedikit marah, karena kami tak mampir ke kiosnya..heheheh..padahal tempatnya kelewatan. Aah, sayangnya Bapak rupanya sedang kambuh jantungnya, yang dada kirinya beberapa hari terasa agak panas. Tubuh tua beliau dan penyakit jantungnya tak menyurutkan kegiatan beliau sehari-hari. Beliau bukan tipe pemalas yang hanya mau duduk-duduk menikmati suasana hari. Sampai kami, putra-putrinya yang mengingatkan beliau untuk lebih sering istirahat, harus menahan sabar. Pasiennya tak pernah mau nurut. Demikian pula dengan eyang putri, juga ada pembengkakan jantung, efek dari darah tinggi, di masa tua beliau, setelah bapak pensiun malah membuka kios di Kawasan Beteng Solo. Kata beliau, beliau tidak mau hanya menadahkan tangan anak-anaknya. Subhanalloh, orang-orang tua yang luar biasa. Yang malu kepada anak-anaknya kalau hanya menjadi peminta-minta di hari tuanya. Sementara di luar sana, di jalan, banyak pengemis dengan tubuh gagah, yang tak mau menjadi pekerja keras dan tak malu meminta-minta.

Setelah kami mengganggu acara tidur siang si Raka kecil, dengan mengulik-uliknya, dan kami culik ke rumah Bapak, sementara ibunya masih tidur... hehehe....sampai adik Earth alias ibunya mengambilnya lagi karena sudah saatnya Raka menyusu, kami diajak oleh Bapak untuk menengok masjid yang dulu pernah kutulis di blog ini sekalian sholat ashar disana. Teman-teman ingat gak yaaa.....Ya, masjid yang dibangun secara swadaya, dengan bantuan dana para donatur yang murah hati (beberapa kawan Earth yang sudah bantu, barakallah yaaa). Yang tukang bangunannya dari dusun itu, yang makan minum tukangnya di masakin ibu-ibu dusun itu, yang salah satu pekerjanya bahkan meninggal sebelum masjid itu selesai karena sakit. Semoga khuznul khotimah, amin. Dan, subhanalloh......luar biasa, masjid itu sekarang sudah jadi, berdiri tegak, kokoh....

Melihat masjid itu, masjid yang megah di tengah perkampungan miskin, sungguh membuat hati bergetar. Betapa siapapun yang terlibat di pembangunan masjid itu, mereka adalah orang-orang yang luar biasa. Beberapa bagian memang harus memanggil ahlinya, seperti tukang gypsum dan gapura. Tapi gotong royong yang dilakukan penduduk dusun itu unbelievable. Dan Bapak, ya Alloh, aku yang lebih muda dari beliau belum tentu bisa mengkoordinir penduduk itu, lari sana sini mempromosikan dan mencari donatur-donatur yang mau mengikhlaskan sedikit rejekinya. Saat itu, beliau bercerita, pernah mengajak seorang kenalan untuk menengok pembangunan masjid itu. Suami istri tamu tersebut, seketika mengeluarkan uang 2 juta untuk membantu. Alhamdulillah. 

Yaaa.....tubuh-tubuh tua dan penyakitan bukan berarti tidak dapat berbuat sesuatu yang berarti buat dirinya sendiri atau bagi orang lain. Dan sekarang, tumpukan batako yang kata Bapak sudah di drop dan akan dikerjakan untuk sebelum romadhon tiba, masih hutang, belum dibayar..dan beliau juga bercerita, saat pembayaran material atau tenaga, dihimbau untuk menyisihkan sedikit dan dikembalikan ke kas masjid, untuk diputar lagi buat beli  material...hahahh..dan hebatnya semua mau dan semua ikhlas....Nah, ini yang baru namanya keren benaran... 

Well, siapapun yang membaca tulisan ini dan berniat menjadi bagian dari orang-orang keren, silahkan hubungi Earth, di email nfr.earth@gmail.com atau DM ke twitter @EmakEarth yaaaaa.....


Tulisan ini buat kalian, my beloved parents, Bapak dan Ibu yang luarbiasa hebatnya......
Bapak, ibu, ...aku bangga, sangat bangga menjadi anak kalian...



Naahh....si eyang kakung yang bersiap-siap mau adzan ashar....we proud of you, bapak...kan kucontoh semangatmu...insyaAllah


Ini foto mushola yang diabadikan dan dipasang di dinding masjid diluar...mushola ini dulu yang biasanya dipakai warga sebagai masjid sebelum masjid baru dibangun

Dan ini adalah kondisi rumah penduduk disekeliling masjid...kampung yang sangat biasa...dengan warga yang luar biasa hebat

Kamis, November 1

Seorang Bapak Tua dan Sebuah Masjid

Hmmm...awal November..masih tanggal muda saatnya gajian buat yang dapat gaji.Eits..jangan sombong dulu. Buat yang belum gajian, bukan berarti dia tak punya uang lho, jangan salah, berarti orang ini mungkin malah bisa menggaji orang atau menggaji dirinya sendiri....Nah..!!  
Mumpung duitnya masih utuh (semoga, amiin.....hihihihi), ada yang mau mencari berkah dan barakah tidak???? Kalau mau, silahkan dengar cerita Earth kali ini ya.....cerita ini tentang seorang bapak yang sudah tua dan sebuah masjid.... kita mulai yaaa.....

Pada bulan puasa Romadhon tahun 2012 kemarin, seorang Bapak tua mendapat jadwal mengisi ceramah di sebuah masjid di Desa Kelurahan. Desa itu namanya memang Kelurahan. Kebetulan letak desa itu dari rumah si Bapak tua itu tidak bisa dikatakan jauh sekali, tetapi dikatakan dekat pun juga tidak. Kurang lebih sekitar 5 km. Kebetulan Bapak tua ini memang biasa mengisi ceramah-ceramah di masjid-masjid terdekat. Tetapi mengisi di masjid di Desa Kelurahan itu biasanya saat Sholat Jum'at saja, saat sholat tarawih jarang, karena jalan menuju desa itu gelap sekali, sepanjang jalan menuju desa itu adalah hamparan sawah. 


Walaupun Masjid itu sangat kecil, tapi beberapa kali menjadi khotib sholat jum'at di sana, jama'ah selalu penuh. Setiap sore, masjid itu menjadi tempat belajar membaca Al-Qur'an (TPA) untuk anak-anak kecil desa itu. Dan itu membuat trenyuh si Bapak tua. Apalagi saat akhirnya Beliau mengambil jadwal mengisi pada sholat tarawih. Ternyata saat itu, jama'ah malah lebih banyak lagi. Ibu-ibu dan anak-anak kecil yang ikut sholat tarawih sampai harus berada dipelataran luar masjid yang masih tanah, belum di semen. Si Bapak tua sedih melihat kondisi ini, tapi si Bapak tua itu tidak mampu berbuat banyak, dalam hati beliau selalu berdoa, beliau sangat ingin warga kampung itu mempunyai masjid yang layak.



Hingga pada suatu ketika, ada seorang teman dari Bapak tua ini yang bercerita kepada Beliau, bahwa sebelum meninggal, teman ini ingin sekali menyumbangkan uangnya buat kemaslahatan umum, dan bertanya ke Bapak tua ini, kemana enaknya dirinya dapat menyumbangkan uangnya. Si Bapak tua ini sangat bersyukur dalam hati, kalau ini memang jalan yang di berikan Alloh semoga Alloh memudahkan niat baik dan do'anya. Maka si Bapak tua memberikan saran, kalau teman ini berkenan, membeli tanah dan mewakafkannya ke Kampung Kelurahan untuk dapat dibuat masjid disana. Dan alhamdulillah, segala puji bagi Alloh SWT, si teman ini menyetujui saran dari Bapak tua ini setelah melihat langsung kondisi masjid itu.

Akhirnya, dibelilah tanah disamping Masjid Desa Kelurahan itu, dan diwakafkan ke Desa tersebut dengan perjanjian bahwa tanah wakaf tersebut hanya untuk pendirian masjid saja tidak boleh lainnya. Sekarang yang menjadi kendala adalah, bagaimana mencari dana untuk pendirian masjid itu. Si Bapak tua ini merasa langkahnya tidak sepanjang dulu seperti saat masih bekerja. Beliau sudah pensiun. Tetapi Beliau tidak mau menyerah. Dari beberapa teman, perkumpulan, beliau selalu sharing tentang kondisi masjid tersebut. Tetapi dana belum terkumpul. Akhirnya si Bapak mengambil keputusan. Beliau mengumpulkan putra-putrinya, dan meminta ijin untuk menjual tanah yang seharusnya diwariskan kepada anak-anaknya, untuk dana pembangunan masjid. Dan anak-anak Beliau ternyata mengijinkan, dan diperolehlah dana untuk modal awal pembangunan masjid itu. Alhamdulillah.

Dibuatlah kesepakatan dengan desa, bahwa dana akan diserahkan seluruhnya kepada desa itu untuk pembangunan masjid, tetapi desa juga harus membantu, dari kas desa, dari hasil panen warga untuk sedikit disumbangkan dan dari perorangan. Dan pelaksanaannya dilakukan oleh warga kampung itu sendiri pula, yang mampu bekerja sebagai tukang kayu, tukang batu dll. Makan dan minum pekerja ditanggung warga bergantian, disediakan oleh ibu-ibu semampunya. Gotong Royong. Kalian bisa membayangkan, jaman sekarang masih ada gotong royong seperti itu? Subhannalloh..!!!!



Si Bapak tua pun tidak berhenti sampai disini. Beliau mengajak lagi semua orang, kenalan, komunitas, teman bermain olahraganya, bahkan semua saudaranya : adik, anak, cucu, semuanya, agar mau melihat kondisi masjid itu dan ikut membantu sekedarnya seikhlas mungkin. Karena bahan-bahan material tentu saja tidak bisa diupayakan sendiri oleh warga, tapi memang harus membeli. Dan alhamdullillah sekarang pembangunan masjid sudah berjalan dan hampir 60%.

Nah...inilah cerita Earth...
Kalau teman-teman ada yang berkenan untuk turut membantu pendirian masjid di Desa Kelurahan itu, silahkan menghubungi Earth melalui email di nfr.earth@gmail.com atau melalui twitter Earth di @EmakEarth baru nanti akan Earth lampirkan no kontak untuk menghubungi Earth dan InsyaAlloh amanah teman2 akan Earth langsung sampaikan ke si Bapak tua tersebut.
Ini adalah upaya terakhir Earth membantu Bapak tua itu....
karena.....Bapak tua itu adalah orang yang membesarkan Earth sampai menjadi sekarang ini....

ayo Bapak,.......se\m/angaaattt.....
kita jangan menyerah yaaaa
Bismillah.......

ayo teman-teman, kalian yang menjadi apinya ya
disini sudah tersedia sekam nya
Barakallah....
amiiinnn Ya Robbal 'alamin




  

Rabu, September 19

Mainstream alay VS Jaim jadul

Apakah nyawa teman-teman masih dalam suasana lebaran?  Hihihii......udah enggak kali yeee...... udah lama berlalu juga.  Hmmm..... Tapi masih dong, mengingat saat-saat mudik dan berkumpul bersama keluarga saat lebaran kemarin ??  It's means, masih mengingat masa-masa bisa cuti, kumpul bareng keluarga, saudara, dan mungkin juga ketemu teman lama.  Karena biasanya moment lebaran banyak dipakai untuk reuni-an.  Sama dengan Earth, malam lebaran, jam 1 malam diundang reuni dengan teman-teman SMA...hihihi..untung saat itu Earth belum tidur. Gimana mau tidur, karena malam takbiran sebagai puasa terakhir itu biasanya merupakan puasa yang puaaliiiing bikin capek. Karena kebetulan ortu sekarang adalah orang-orang yang ditua-kan diantara saudara-saudaranya. Dan hasilnya, setiap hari terakhir puasa, Earth yang sudah mudik ke Solo, kejatah bantu Ibu menyiapkan semua ubo rampe menyambut tamu besok paginya setelah Sholat Ied. Dan biasanya Earth baru start tidur pukul 2 atau 3 malem, dan kegiatan terakhir ditutup dengan menyiapkan baju anak-anak dan suami buat Sholat Ied. Begitu terus setiap tahun dalam beberapa tahun terakhir ini.

Nah, Earth mo cerita tentang masa-masa reuni dan bertemu dengan kawan lama, yang kebetulan dapat 2 undangan, reuni teman SMA di Sukoharjo dan reuni teman Prodip STAN yang domisilinya asli di Madiun. Ada cerita asik dan nyesek saat 2 reuni itu berlangsung. Asiknya adalah saat mengetahui yang badannya berubah bentuk bukan cuman badan Earth...hahahahahh..ternyata teman-teman ku yang dulu langsing sing sing.... bisa gemuk juga.  Jadi Earthnya gak minder lagi..... aciiikkk...... !!!   :)

Cerita nyeseknya ??  hahahahha....Yes,... cerita dimana Earth banyak disindir dan yaaa... sedikit banyak dibujuk rayu untuk sesuatu yang saat ini Earth masih gak kepingin punya.  Dan apakah itu ??? hahahha.....itu adalah benda that  U can call  it : BB .... hihihihihii

hmmm..saat itu sindiran temen adalah : "Yuk, kita patungan buat beliin Earth, BB yuuukkk..!!"
wahahahahhaha.....keren kan......  :)
Hal ini sama saat dulu booming FB pertama kali (something that I called it  F*ck Book)....dimana setiap ketemu teman, baik teman lama, teman baru, ketemu saudara, selalu yang ditanya sesudah ngobrol basa basi (bahkan ngobrol asik), ujung-ujungnya : "Alamat FB mu apa?"  ..... (hiks hiks hiks !!!)
Dan sekarang setiap ketemu semua jenis manusia, yang ditanya mereka ujung-ujungnya adalah : "No pin mu berapa???"   ............ (hiks hiks nya jadi 10 kali)

Oke, mari kita lacak jejaknya simbah Google dulu, lihat hasilnya, and..... here we go :
Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesia sudah lama didapuk sebagai pengguna Facebook kedua terbesar di dunia setelah Amerika Serikat. Namun, kini India berhasil menyalip Indonesia dan mengambilalih posisi tersebut.
Menurut data statistik terbaru dari Socialbakers, India kini menggantikan posisi Indonesia sebagai pengguna Facebook kedua terbesar di dunia dengan jumlah 43,49 juta. Sedangkan peringkat Indonesia kini bergeser ke peringkat ketiga dengan jumlah pengguna Facebook 43,06 juta, hanya selisih empat ratus ribuan user saja dari India. Di puncak teratas, masih diduduki oleh Amerika Serikat dengan total pengguna Facebook mencapai 155,7 juta.

(http://metrotvnews.com/read/news/2012/02/02/80610/India-Salip-Jumlah-Pengguna-Facebook-Indonesia)

Menurut catatan Social Bakers, dalam dua minggu terakhir untuk urutan usia, pengguna Facebook di Indonesia dengan porsi terbesar diduduki oleh pengguna berusia 18 - 24 tahun dengan jumlah pengguna 17,597,110 orang, kemudian diikuti oleh pengguna yang berusia 25-34 tahun.
(http://jagadbebas.blogspot.com/2012/06/indonesia-peringkat-ke-4-pengguna.html)

Kalo yang ini berita lama, tapi masih bisa kita sandingkan pula :
Setelah masuk Asia, ternyata Indonesia pengguna jejaring sosial Facebook terbesar di Asia, itulah hebatnya Indonesia, sepertinya Indonesia sangat “agresif” dalam hal pengguna teknologi. Dari pengguna internet 39 juta, 38 juta adalah pengguna jejaring sosial facebook, sangat luar biasa.
(http://teknologi.kompasiana.com/internet/2011/08/24/indonesia-pengguna-facebook-terbesar-di-asia-dan-di-dunia/)

Bagaimana dengan Blackberry ?...mari kita lanjutkan pelacakannya,....:
RIM atau istilah kalau masyarakat indonesia menyebut blackberry masih menjadi idola masyarakat indonesia meski di negara tetangga sudah sedikit di tinggalkan namun di indonesia masih menjadi ponsel yang banyak digunakan untuk kategori smartphone,dan saat ini indonesia menempati pertama negara di asia pengguna blackberry terbanyak,salah satu fitur yang paling banyak di pakai dibutuhkan adalah blackberry messenger sehingga masyarakat indonesia susah untuk meninggalkan.

Ericsson consumer lab mencatat di indonesia blacberry menjadi yang pertama dengan 27% lalu disusul symbian android dan windows phone,dan uniknya di indonesia smartphone 92% hanya di gunakan untuk sms dan telefon,mungkin masyarakat kita kadang tidak memaksimalkan smartphone hanya menjadikan smartphone sebagai suatu gengsi saja (http://www.bagaikan.com/2012/09/indonesianegara-pengguna-blackberry.html)


wihihihihi....hanya untuk gengsi saudara.....kita lanjut yaaa... karena sekarang lagi musim twitter kan...
Jakarta (ANTARA)-- Indonesia memasuki urutan ke-4 terbesar pengguna twitter dan urutan ke-2 pengguna facebook di dunia, dengan 35 juta pengguna yang menunjukkan pesatnya pertumbuhan industri ICT (information technologi communication) di dalam negeri. (http://id.berita.yahoo.com/indonesia-urutan-ke-2-terbesar-pengguna-facebook-025416888.html)

Hmmm...bagaimana ? beberapa pelacakan selalu menunjukkan setiap ada menu baru yang ditawarkan di dunia persilatan, eh....hehehehe, di dunia komunikasi maksudnya, dari mulai merek hp sampai fasilitas social media selalu laris manis kalau di negara kita tercinta Indonesia ini. Beberapa waktu lalu, saat menjelang lebaran itu pula, Earth harus mengantar saudara untuk membeli handphone baru, kebetulan usia saudara ini sudah diatas 50 tahun. Beliau saat itu di market, bukan mencari Hp yang benar-benar diperlukannya, sampai-sampai penjual menawarkan merek yang cocok untuk beliau, BB baru tapi bukan yang terbaru, biar tak terlalu ribet, karena beliau terlihat memang gaptek. Tapi jangan salah, beliau tetap memilih BB yang 'terbaru', yang punya fasilitas touch screen dan key manual....dan alasan beliau adalah, beliau tidak mau kalau bertemu teman-temannya semua pakai Hp yang touch screen...hihihii... semua fasilitas internet, socmed selain bbm, beliau tak tahu dan tidak bisa menggunakannya. Bahkan terakhir bertemu, beliau masih bingung mengoperasikannya... hadoooh...

Masih ingat tidak, saat Indonesia booming tanaman gelombang cinta, ephorbia, dll dulu??? yang setiap orang begitu bangganya menghitung jumlah rupiah dari setiap lembarnya? Semua teman, saudara, orangtua, begitu mengelu-elukannya.... dan Earth??? weheheheh...tetep laaah.....manusia cuek bebek tak berperasaan yang menganggap semua itu hanyalah angin lalu yang sejenak lewat membuaikan orang untuk membuat mereka lupa sejenak atau bahkan tertidur.... Sok banget kan Earth ? hihihihi.... Tapi beberapa saat setelah booming tanaman itu lenyap, Earth dapat untung juga, tanaman-tanaman tersebut yang dulunya begitu muahaaall dan kemudian bahkan sekarang harganya 'biasa banget', lumayan banyak ada di rumah Earth. Beli ??? gak tuh, dapat hibahan dari orangtua !!!...beliau mengembang biakannya.....hehehhehe....

Nah, mari kita kembali ke topik awal, silahkan simak :

(http://chip.co.id/news/read/2012/09/18/3233424/Indonesia,.Pasar.Teknologi.Superpower.di.Asia)

Beberapa analis bahkan menempatkan Indonesia sebagai “the next big thing” dalam hal pasar teknologi, tokoh di balik SparxUp 2012, Konferensi Technologi terbesar di Indonesia, sependapat dengan pernyataan tersebut. Chairman Rama Mamuaya telah berjejaring dengan banyak sekali pihak yang tertarik untuk berada di pasar Indonesia yang luar, pasar mobile ataupun internet dan apa pun yang berkaitan dengan keduanya.

Blaast, perusahaan teknologi mobile berbasis di Finlandia memprioritaskan Indonesia untuk peluncuran produk terbarunya. “Indonesia muncul sebagai salah satu negara superpower di Industry Mobile, kombinasi dari 240 juta populasi penduduknya yang muda dan sangat antusias terhadap teknologi  dan infrastruktur yang terus berkembang menempatkan indonesia sebagai negara Mobile pertama yang sangat menarik.  Tersimpan kesempatan yang sangat besar pada pasar ponsel non smartphone saat ini, begitu pula dengan demokratisasi yang terjadi di pasar Smartphone yang semakin dekat. Alasan inilah yang menjadikan kami memprioritaskan Indonesia” ucap CEO Blaast, Joonas Hjelt, salah satu pembicara keynote di Conference SparxUp 2012.

Jadiii... sebenarnya, bisa jadi kita masyarakat Indonesia itu adalah korban. Korban dari apa? korban dari efek globalisasi, korban dari budaya konsumerisme, dan yang jelas kita adalah korban dari pikiran kita sendiri. Siapa bilang penjajahan itu sudah lenyap? Penjajahan itu bukan hanya terjadi didaerah konflik perang, penjajahan itu tetap ada. Dimana? Diotak kita. Kita dijajah oleh otak kita, yang seharusnya otak kita bisa dipakai untuk berfikir logika, tetapi seringnya otak kita malah berfikir tidak logika, dan itu mempengaruhi kita. Mindset kita dipaksa mengikuti arus arus yang begitu banyak dan deras, tanpa kita berusaha menfilternya dengan daya juang dan keyakinan. Kemarin pula, setelah lebaran berlalu, seorang sahabat yang sudah menduduki jabatan tinggi di suatu organisasi juga bercerita, beliau terpaksa beli BB baru, untuk mendampingi Hp yang biasa beliau pakai, karena teman-teman beliau seangkatan memakai semua. Padahal saat itu beliau malah memakai Hp yang jauh lebih mahal dan lebih canggih. Hehehehe, Earth yakin, sebenarnya kasus beliau saat lebaran pasti sama dengan Earth, karena reuni-an dan beliau merasa gak enak hati kalau tidak mengikuti teman-temannya, beda dengan Earth yang bisa dikatakan manusia Jaim yang Jadul......uhuk..!!

Begitulah...kalau dipikir-pikir berarti ada yang salah dengan semua ini. Bisa jadi Earth juga bagian yang salah tersebut, karena hanya senyam senyum saja saat disindir karena tidak memakai BBM yang sekarang sedang booming. Karena beberapa kulihat, di komunitas itu, share mereka banyak yang gak penting...qqqq.... bahkan seorang kawan lama berkata : "Ayo, Earth, pakai bbm dong, ntar bisa lihat foto-foto yang kita up load." Yaaahh... mainstream sekalee... alay sekaleee...... ihiir..!!
Tapi Earth juga gak boleh dong berpikiran negatif, untuk beberapa pebisnis, komunitas itu sangat perlu juga, harus up to date atas beberapa hal di komunitas itu. Nah, kalau itu baru betul. Beli karena memang perlu, bukan beli karena gengsi.....wehehehehehe... (*ih, ketawa mulu ya).

Eits, jangan salah... Earth juga aktif nge-cuit-cuit lho...Earth punya akun twitter dan masih aktif Earth pakai sampai sekarang, tempat buat sumpah serapah Earth yang gak jelas...hahahahaha.
Jadiii....Earth ini masuk golongan manusia mana?
Mainstream alay  atau  Jaim Jadul ???

mana aja boleeee..!!! :))

 

Rabu, Mei 9

Hope..many hope...they're surround us..!!!

Kemarin malam Earth sudah mulai galau-galau tak jelas..dan itu sering terjadi lebih karena merasa sendirian, feel so alone, need a company. Bercerita kepada suami seringnya Earth hindari bila sedang galau tak jelas seperti itu. Kenapa? karena sang suami juga jauh dari anak-istri, beban kerja dia yang tentunya lebih banyak dari Earth, dan dia tentu akan jauh lebih sedih kalau tahu sang istri sedang sedih, karena tak bisa datang seketika untuk menghibur. Salah satu cara efektif adalah mendekatkan diri padaNya dan ..tidur..!!! atau tepatnya berusaha untuk tidur. Menjaga supaya tears won't coming down, karena Earth benar-benar takut my boys will feel the same as their mother...

Dan saat setelah subuh dan ritual semua selesai dilakukan, perasaan alone itu masih begitu kental terasa. Yang bisa Earth lakuin saat itu hanya duduk diatas kasur, menekuk lutut, memasang head set dan memejamkan mata... Yes, I bent my two legs, put my headset, began close my eyes, till the sun began to feel of my skin... bahkan saat itu lagu yang kupilih bukan lagu-lagu melow...sudah kupilih lagu yang penuh distorsi, penuh growl dan scream....karena itu akan menjagaku untuk tidak mengeluarkan airmata...... n' then.. i've tried to keep busy in my work at the office..... Yeah..seems like you have nothing to prove...need something to cheers me up.......aarrgghh..........what a sadness morning..!!!.....   :(

Kalau kemarin Earth menjaga agar airmata tak tumpah, maka pagi tadi Earth beneran gak bisa menahan airmata..kenapa?? masih bad mood? tidak!!!! Earth liat tayangan di salah satu televisi swasta negeri, yaitu saat tayangan profile 3 orang wanita yang luar biasa. Walaupun hanya sekilas, karena beliau-beliau itu dikandidatkan untuk menerima award apa gitu, lupa Earth. Beliau-beliau adalah para pendiri YKAKI. Apa itu ? Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia. Airmata Earth tumpah saat melihat beberapa anak-anak berkepala botak yang ditayangkan di televisi, betapa mereka masih begitu kecil, sudah terkena kanker. Tetapi mereka terlihat bahagia di Rumah singgah itu. Ya, rumah singgah yang didirikan oleh YKAKI bagi para orangtua yang anaknya terkena kanker, yang tinggal di pinggiran kota Jakarta ataupun di luar kota Jakarta. Orangtua yang harus datang ke Pusat Ibukota karena harus membawa anak-anak mereka berobat. Dan pengobatan itu tidak hanya sehari dua hari, bisa memerlukan waktu lama karena harus melakukan terapi bagi buah hati mereka.

Di televisi memberitakan bahwa para orangtua itu tidak dipungut biaya apapun. Anak-anak, pasien kecil itu diberikan fasilitas bermain dan belajar. Makan juga gratis. Tempat tinggal yang bersih dan bisa dikategorikan bagus untuk ukuran rumah singgah. YKAKI diberitakan menyewa rumah itu 7 juta setahun kalau tidak salah. Karena penasaran apakah beneran gratis, maka Earth mulai pencarian, search YKAKI dari google. Dan dari website YKAKI, kembali Earth harus mengambil tissue, saat melihat foto-foto para pasien kecil yang sedang bermain, sedang belajar dengan penuh kegembiraan, dan foto beberapa yang sedang dalam pengobatan. Dan kebanyakan dari mereka sudah botak....dan ada yang in memoriam, mereka sahabat kecil kita yang mendahului kita karena kanker..... :(( 

Di web itu ternyata orangtua hanya dikenakan 5000 perhari selama tinggal disana, sudah dapat makan, tempat yang layak / tidur, pendidikan/belajar untuk anak-anak pederita kanker dengan guru-guru yang disediakan, bahkan transportasi antar jemput bagi orangtua yang jauh.. Subhannalloh... Ya Alloh, berkatilah mereka semua yang terlibat disana dan memberikan bantuan disana..amin ya robbal alamin...

Senangnya melihat mereka yang mau mendirikan yayasan  dan rumah singgah itu. Sekilas para pendirinya adalah orang kaya/mampu. Dan itu merupakan nilai tersendiri, karena empati orang kaya tak sebanyak empati orang tak punya. Jadi ketika Earth dengar ada orang kaya yang tidak 'lumrah' seperti beliau-beliau pendiri YKAKI ini, rasanya lebih mengena daripada para 'sosialita' yang menurut Earth terbaca sebagai "Sok Sosial" dengan penggalangan dana yang digembar-gemborkan di media, tetapi aktualisasinya kurang jelas. Atau para ibu-ibu kaya yang hidup penuh dengan arisan dan jalan-jalan yang menjadi bagian dari arisan mereka dan sesekali ditutup dengan kamuflase mengunjungi anak-anak di panti asuhan. Hmm... walaupun sekecil apapun tindakan kebaikan sebenarnya ibadah juga dan berbuah kebaikan kepada mereka. Ya sudah..kita beri applaus juga dan point buat kebaikan ditengah royalnya arisan.. :)

Apa yang YKAKI lakukan itu berkebalikan dengan tanyangan video kiriman teman yang memperlihatkan seorang ibu yang memukuli anak kandungnya yang baru berumur 1 tahun. Tak habis pikir, kesalahan apa yang dilakukan anak berumur 1 tahun????  dan yang merekam pun, bagaimana bisa dia tak mengambil sesegera mungkin si bayi yang dipukuli, bahkan merekam dan hanya mengingatkan si Ibu penyiksa ....aaahhh... ingat Ibu : bayi itu belum bisa bekerja,Ibu..!!!  bayi 1 tahun itu ngomong pun belum bisa jelas, Ibu!!!...bayi itu hanya 'baru' diberi kemampuan untuk menangis,  ibu..!! JADIIII,......... apa yang kau harapkan atas bayimu yang baru berumur 1 tahun itu, Ibu?? ....aaahhhh...dan layakkah kau dipanggil IBU..?????  Sementara para relawan, para guru, para pendiri YKAKI...mereka merawat anak-anak yang bahkan Earth yakin mereka tak kenal sebelumnya. Mereka mau berbagi, memberikan uluran kasih, mengusap kepala mereka,memberikan edukasi dan pengetahuan......begitu ironisnya.

Di Jogja, di sekitar rumah, sering Earth lihat seorang bapak mengajak anaknya yang cacat mental.. si Bapak menyusuri sepanjang jalan kota Jogja terutama di daerah Sleman rutenya.  Si Bapak membawa tongkat panjang, yang kadang dipakai untuk menggandeng anaknya yang mengikutinya dari belakang. Dan sering pula kita lihat tayangan di televisi seperti Orang Pinggiran, Jika aku menjadi, dan lain sebagainya... yang menceritakan kondisi keluarga miskin yang mempunyai anak terbelakang atau cacat mental. Earth selalu berpikir, apa yang terjadi dengan anak-anak itu, saat Bapak mereka, atau orang-orang yang selama ini mengasuh mereka suatu saat meninggal lebih dulu dari anak-anak terbelakang ini? Apakah negara yang diwakili oleh Pemerintah Daerah setempat akan mengambil mereka untuk dipelihara seperti yang di cantumkan dalam Undang-Undang Dasar Negara kita? 

Begitulah... selalu, setiap pertanyaan yang Earth rasakan, tak pernah tahu harus disampaikan kemana, dan jawabanpun tak seharusnya mendapat harapan untuk terjawab. Dan pada akhirnya kita hanya bisa membantu semampu kita, apa yang kita bisa dan kita mampu untuk membantu mereka. Seperti yang YKAKI lakukan. Atau seperti yayasan-yayasan amal lainnya yang non profit, yang benar-benar tidak mengambil keuntungan, yang benar-benar menggratiskan bagi mereka yang tak mampu yang membutuhkan. Bravo buat mereka. Semoga Alloh memudahkan..amin..

Dan sudah seharusnya Earth tak perlu menyedihkan keadaan Earth sekarang yang merasa sendiri, galau tak jelas, atau apalah itu...kalau membayangkan kita pada posisi mereka yang lebih dan sangat memerlukan banyak teman dan harapan....

Hope......
Yes,  there's always surround..... 
among us...!!!   





 

Kamis, April 19

maksud tulisan di 'LOGO' itu apa ya...????

Ada yang ingat kalimat yang ada di logo gambar atas ini? Harusnya masih dong..kita kan memakai seragamnya waktu sekolah dulu.. Yaa, benar logo itu dipakai sampai sekarang sebagai simbol pendidikan kita. Nah, disini Earth bukan sok keminter atau pura-pura pinter, tapi Earth lagi curious niii. Dan apa yang membuat Earth penasaran ????

Setau Earth, tulisan di logo diatas mengambil pepatah Jawa yang dicetuskan oleh ki Hadjar Dewantara, pendiri Taman Siswa yang ada di Yogyakarta, yang dianggap sebagai Bapak Pendidikan Nasional dan Menteri Pendidikan pertama RI. Earth tidak mempermasalahkan beberapa kawan yang berpandangan bahwa Bapak Ki Hadjar Dewantara adalah penganut faham pluralisme, dan menganut Theofisme sehingga tercetus pepatah itu, tetapi Earth cuman lihat betapa bagusnya arti yang terkandung dalam pepatah tersebut.

Setau Earth, pepatahnya adalah Ing ngarso sung tulodho, Ing madyo mangun karso, Tut wuri handayani. Dan arti nya, adalah "didepan memberi contoh, ditengah memberi semangat dan bimbingan serta dibelakang memberikan dorongan".  Hmmm....mungkin kita harus menempatkan dimana arti harafiah itu harus dilekatkan. Dan seharusnya menurut Earth, tiga konteks kalimat tersebut tak harus dipenggal dalam penempatannya di Logo Pendidikan. 

Sekarang taruhlah pepatah tersebut di sandarkan kepada pemimpin, maka ketiganya melekat, demikian pula jika dilekatkan kepada guru yang bermakna seorang guru harus dapat memberikan tauladan yang baik kepada siswanya, seorang guru harus dapat memberikan bimbingan,semangat dan dapat bekerja sama dengan siswa demi kemajuan anak didiknya dan seorang guru harus memberikan motivasi dan dorongan kepada siswanya. Apabila dilekatkan kepada anak didik yaitu sang siswa sendiri, arti harafiahnya juga melekat. Tapi kalau cuma sepenggal saja yaitu : TUT WURI HANDAYANI saja... so..?????

Nah, inilah curious nya Earth. Kalau hanya kalimat Tut wuri handayani saja yang ada di logo pendidikan nasional kita, dimana teladan yang harus siswa tiru, dimana kerjasama antara guru dengan siswa dalam semangat dan bimbingan yang mengarahkan? Yang ada hanya dorongan dan motivasi. Dan saatnya kita juga harus berhati-hati, bukannya Earth berpikiran buruk, tetapi cerminan pendidikan nasional kita sekarang...ya begitulah...jadi persepsi dorongan dan motivasi bisa berkonotasi negatip, motivasi yang bagaimana yang dianut oleh pendidik kita, sekolah-sekolah kita kepada anak didiknya?? atau seperti : ya itu deh tugas siswa, harus manut, harus nurut, seperti kurikulum yang mau tak mau harus ditelan mentah-mentah sama siswa sekarang...jadi dimana inti pembelajaran yang sebenarnya? 

Earth pikir, siswa nanti hidup tidak hanya dalam batasan kurikulum. Dia akan hidup dalam cakrawala yang luas tak berbatas. Apabila pepatah tersebut hanya dipenggal menjadi Tut Wuri Handayani saja, seakan-akan kepada siapapun arti tersebut melekat, dia akan dihadapkan kepada suatu sistem yang tak bisa ditolak. Tidak ada pendapat dan ide kreatif yang seharusnya dimunculkan disitu, dan lebih parahnya tidak ada suri tauladan dan bimbingan dalam melangkah... That's too bad, I think..!!!

jadiii...ayamkuuu..????
hahahahah....begitulah 'curious'ku seperti larinya ayam yang entah kemana..mungkin dia jadi kaldu, mungkin dia jadi fried chicken atau dibudidayakan manusia-manusia untuk dihabisi pada akhirnya....

    

Selasa, Februari 7

Jaim..??? Kelaut ajeee....!!!!

Hari sabtu beberapa minggu yang lalu dirumah, Earth liat tayangan di Metro TV tentang Leaders with Character. Dan tahu tidak siapa yang dijadikan contoh? aaahhh... my favourite man after my boys tentu saja,... hahahah.. Mr. Dahlan Iskan. Lihatlah beliau, sebagai Menteri dengan baju putih bersihnya, sedang duduk diwawancarai oleh si cantik Sandrina...hmm..duduk beliau menunjukkan orang yang sangat tidak arogan. Tidak duduk tegap dengan kaki disilangkan seperti kebanyakan pejabat politisi di negeri ini. Beliau sering menunduk, seperti tafakur, dan sering jawaban beliau saat menjawab suatu pertanyaan, dengan mengatakan : "Saya bukan ahlinya, tetapi menurut pendapat saya begini......." Dan beliau sangat bersemangat sekali lho saat berkata dan mengungkapkan ide-idenya..sepertinya semangat jiwanya terefleksi pada semua katanya yang seakan tak habis....dan, cepat sekali nada bicaranya...hehehehehehe. Saat itu beliau pernah bercerita, saat berkendaraan bersama sopirnya, ada vorrijder...ngiung-ngiung, menandakan bahwa, mereka menginginkan kendaraan lain menepi karena mereka mau lewat. Dan kata Mr Dahlan Iskan kepada sopirnya adalah ," Kita minggir dulu, ada pejabat mau lewat". Hahahahhaha..padahal posisi beliau sudah sebagai Menteri saat itu.

Kata teman sejiwa saya dirumah (means my husband), Mr Dahlan Iskan ini dulunya adalah orang yang tak punya dan kemudian menjadi kaya berkat usahanya sendiri, dan tetap membumi saat menjadi orang kaya.. bahkan saat memiliki jabatan tinggi. Dan banyak yang menginginkan Beliau sebagai Next President buat negeri kita ini. Dan kalau itu benar-benar terjadi, semoga Mr Dahlan tetap membumi dan tetap membumi ya?? Amin.


Hmmm..beda sekali dengan apa yang dulu pernah Earth alamin. Earth teringat pada suatu moment saat bertemu dengan seorang teman yang telah menduduki jabatan sebagai Kepala Seksi. Sewaktu kuliah, dia adalah adik kelas Earth, dan sempat main kerumah kontrakan Earth untuk menyempatkan diri bersilaturahmi dari jeda kuliahnya yang diambil. Dan bertemu lagi saat itu kala dia sudah menjabat. Saat itu Earth sempat berpikir, bukankah itu adik kelasku yang dulu? tapi kok gak menyapa Earth ya? hmmm...okelah no matter, Earth dapat menyapa duluan. Nah, Earth nyapa nih si adik kelas. Tanya Earth :" Lupa ya, ma Earth?" Dan jawabnya sungguh mengherankan, yaitu : "Tidak..!!"
Dan Earth sibuk memulai percakapan yang pas, sampai akhirnya Earth mulai nyadar kalau banyakan Earth yang ngomong daripada dia, sampai akhirnya Earth pulang dari pelantikan untuk kembali ke Jogja, dia bahkan tak menyapa lagi..hahahahahah...haduuuhhh....nasib dah, dicuekin..!!!

Pernah juga dulu ketemu teman sekuliahan waktu harus ke Jakarta..lama tak sua dengannya, udah hampir 10 tahunan kali gak ketemu....dan saat itu Earth kek orang bingung karena lama gak ke Kapus...hihihihi...tapi...aaaahhh...setelah bertemu teman lama itu....rasanya sedkit kecewaaa gituuu, karena teman Earth yang kirain masih sama seperti yang dulu sudah banyak berubah. Hmmm....dianya lebih suka becanda ma ibu-ibu istri Pejabat yang datang. Heheheh..Kek nya beda banget ya kalo di daerah, pas di kantor, trus ada teman jauh datang dan kebetulan lama tak berjumpa, kita tentu akan berusaha untuk men-treat sebaik mungkin. Jadi saat itu perasaan Earth gak karu-karuan. Sedih dan nelongso...hahahahhahaha..........Dicuekin lagi dah..!!!

Tapi sebenernya mungkin bukan salah temen2 Earth itu kali ya. Mungkin Earth orangnya nyebelin kali ya?...Mungkin temen2 Earth itu lagi gak moody kali ya? Ya sudahlah, emang nasib Earth kalo gitu. Tapi sering juga lho Earth ketemu temen-temen lama yang luar biasa baek ati buangeeeet. Mereka sepertinya begitu gembira saat bertemu kita, sangat surprise, menjamu kita layaknya kita adalah temen yang sangat layak untuk diperhatikan. Menjamu disini bukan berarti ditraktir makan lho, tapi menjamu kita dengan cerita-cerita dia, menanyakan kabar kita dengan tulus..like that. kalo ditambah ditraktir, itu mah bonus..hehehehehe.

Aaaahh.. Earth jadi ngebayangin Mr Dahlan Iskan, yang telah menjabat menjadi Menteri, dan tetap "lembah manah" means tidak tinggi hati alias down to earth atau membumi. Sama saat Ary Ginandjar sebagai salah satu motivator yang di undang saat itu, yang mengetengahkan topik tentang Pemimpin yang bisa dijadikan contoh. Yang berkarakter kuat, adalah Pemimpin yang tidak perlu menjadi sombong atau Jaim bahasa gaulnya. Pemimpin yang tak perlu mengagumi terus kursinya, toh, kursi itu cuma barang mati yang hanya perlu diduduki. Fungsinya hanya buat duduk, bukan untuk diangkat tinggi-tinggi biar orang lain melihat macam apa kursinya. Nah, contoh yang luar biasa adalah nabi Muhammad Saw. Sifat beliau sebagai pemimpin sudah tak bisa didebat lagi. Beliau adalah Icon sepanjang masa sebagai pemimpin. Bukan hanya dunia Islam, dunia Barat pun mengakuinya.

Jadiiii...apalah Kepala seksi itu. Diatas Kepala Seksi kan masih ada Kepala kantor atau kepala Bidang. Diatasnya masih ada Kakanwil. Diatasnya lagi ada Pak Dirjen. Begitu terus dan terus akan berjenjang. Dan saat memulai suatu jabatan kecil yang diamanahkan kepada kita sudah membuat kita lupa diri..yaaaa...hmmmm...hahahahahha..................ke laut aje..!!!

Dan mari kita contoh Nabi kita, sifat beliau sebagai pemimpin seluruh umat muslim, bayangkan,.......Seluruh umat muslim !!!!  gak tanggung-tanggung tuh. Sedangkan kita, berapa orang sih yang kita pimpin?? Halah banget gitu lho..hehehhehe....
Nah ingatlah : Sidiq, Amanah, Tablig, Fatonah..!!! 
Itu saja... :)



Kamis, November 3

I need a Trigger, Pal...!!!

It's rain..my November Rain...terlihat di balik jendela kaca kantor, dilantai 2, dengan view pohon-pohon tinggi..entah pohon apa..Earth bilang, ruangan Earth ini kalo di hotel adalah suite room......hujan begitu indah terlihat, apalagi ditelinga terpasang head set dan terdengar Sounds of A Playground Fading nya In Flames..waaahhh...saat itu Earth ingin menikmati rasa yang campur aduk gak keruan...

Lama tak menulis, pingin nulis..tapi tak ada ide..otak kosong, bagai kulit kacang polong yang ompong. Tak ada isinya. Beberapa kawan mengingatkan, tapi otak tetap tak merespon. Ooohh...I need a trigger..!!!!
 
Hidup rasanya stuck..tak berjalan semestinya. Beberapa hari yang lalu banyak sekali yang harus dikerjakan di kantor. Dan kebetulan semuanya adalah kerjaan ad hoc. Dan semua even sudah terlampaui..
Nowwwww..., I Need A Trigger..!!!

Whaaaa...rasanya memang harus mulai jalan-jalan lagi nii. It means melihat kehidupan. Seperti kemarin beberapa hari yang lalu, saat mencari makan siang..hmmm, ngidam Rujak cingur. Di suatu warung, saat menunggu rujak cingur nya di buat, 2 anak kecil jalanan mendatangi warung itu. Sepertinya mereka kakak adik. Si kakak perempuan mungkin kelas 4 atau 5 SD, sedang adiknya laki-laki, mungkin kelas 3 SD. Mereka hendak membeli minuman, es teh. Dengan uang receh hasil jerih mengamen siang itu. Earth tanya," Hmmm.., kalian tak sekolah?" 
" Sudah pulang," Jawab si anak perempuan, si kakak.
" Hmm..trus ini kok di jalan, kok gak main dirumah aja? apa kalian disuruh ibu kalian?, " Earth masih melanjutkan pertanyaaan, walau terlihat si anak perempuan tadi agak acuh tak acuh terhadap Earth.
" Enggak," Jawabnya.
" Enak dapat uang jajan," Lanjutnya.
Hmmm.....rupanya mereka memang menikmati mejadi peminta-minta di jalan karena uangnya dapat dipakai mereka buat jajan. Tapi sebenarnya Earth tak yakin dengan jawaban anak perempuan itu. Entahlah.

Begitu banyak anak-anak jalanan di negeri kita. Beberapa teman juga sedang membahas tentang Punker's yang sudah lari dari kiblat awalnya. Yaaaa... begitu banyak orang meyakini apa yang mereka yakini, bahkan anak kecil sekalipun sudah menentukan jalan hidupnya. Kemarin, saat dapat tugas memberikan inspirasi pagi di kantor, Earth pilih topik "Hidup adalah Pilihan" dari Resonansi Jiwa. Apa yang Earth jalani, apa yang anak-anak pengamen itu jalani, apa yang Punker's jalani..semua adalah pilihan. Mau tidak mau. Tetapi menurut Earth, apa yang kita jalani itu dapat pula kita rubah. Seperti DNA yang selama ini kita yakini sudah ada sejak kita lahir dan bersifat turun temurun, ternyata DNA pun bisa berubah. Dan pilihan atas hidup kita pada awal kita pilih pun bisa kita rubah setiap saat. Saat ini mungkin Earth masih memilih bekerja, bisa jadi besok sudah tidak lagi. 

Saat stuck begini..Earth mulai mempertanyakan lagi jalan hidup yang menjadi pilihan Earth. Aaahhhh..., I do...I do..... I  DO  NEED A TRIGGER...!!!! 

Rabu, September 14

Tak berarti ..??? aaahhh..tidaaakkk...., jangaaaann..!!!!

Saat ada kawan lama sempat bercerita, bahwa beberapa hari dia merasa Meaningless.....ooh no,...no...no.......tidaaakkk...jangaaaann....

Tidak, jangan, jangan pernah merasa "tak berarti"...jangan seperti Earth yang beberapa kali juga sempat merasakan "Meaningless" ini. Bahkan untuk bergerak pun rasanya susah..bernafas juga terasa sesak...dan airmata ? halah..cewek mah...seember-ember kalo mo dikumpulin. Dan kalau itu kita biarkan maka akan menumpuk dan pada saat tertentu : Dhuaaaarrr.....yeaaahh..meledak deh kompornya. Dan itu terjadi biasanya saat Earth masuk kantor baru, lingkungan baru, yang hampir semua orang tak Earth kenal. Jauh sebelum masuk kantor yang sekarang. Dan setelah belajar dari sedikit pengalaman..cieee...(kumat dah sok-sok an nya)..., saat Earth mulai masuk lingkungan lain, ya jadi lebih siap. Walopun tanpa kawan, dan alhamdulillah..tertatih-tatih tapi tetap masih bertahan..hahahhaha. 

Tapi duluuu ....??? hmmmm...
Earth selalu heran ketika orang lain memperlakukan seseorang tamu atau penghuni baru bak orang lain. Earth rasa berkawan dengan siapa saja harusnya tak ada masalah..entah dia ber agama apa (karena masalah agama menurut Earth cukup pelik di Indonesia ini, entah orang-orang mau mengakuinya atau tidak), cara berpakaian ataupun selera makan. Begitu kawan kita merasa kita tak masuk dalam kriteria orang yang harusnya diajak berkawan, maka kita pun tak diajak berkawan oleh mereka. Wahh...Earth pikir hebat kali ni orang, bisa memilah-milah orang yang menurut mereka, ini lho orang yg baik yang pantas diajak berkawan, sedangkan yang ini tak pantas....hmmm..too bad.. stupid mind.  Dan saat itulah Earth merasa "tak berarti"...merasa seperti tak pantas duduk disitu..aaahhh..mereka kan belum kenal Earth..dan kek nya Earth tak buruk-buruk amat jadi manusia, apalagi wajah Earth..cantik kok, hehehe, lha iya kan, cewek kan gak ganteng. 


Nah, kawan lama Earth ini kalau di kantor dia 'merasa' seakan-akan tidak melakukan apa-apa. Padahal dia melakukan apa-apa juga lho,.... Ya iyalah, memberi instruksi ke anak buah, bergerak, berpendapat, bahkan absen..hihihi..itu kan doin' something...ya kan? Tapi Earth rasa, maksud kawan tuh, maksudnya mungkin dia merasa 'tak berarti' karena tak melakukan sesuatu perubahan, karena melakukan sesuatu yang monoton, yg biasa dilakukan baik di kantor maupun di rumah. Mungkiiinnn tapinya,...sapa tau salah,..maaf ya kawanku!!


Yeah..saat kita merasa Meaningless inilah, sebelum memuncak dan menyebabkan kita jadi gak optimis lagi, jadi lemes, jadi lembek kayak bubur ayam yang di campur-campur kecap, saos, sambel, dan kerupuk yg udah kucel kena kuahnya, sehingga tak berupa menjadi sesuatu yg menggugah selera makan kita....(karena Earth selalu heran melihat orang makan bubur ayam diaduk-aduk gak keruan...iiih)....Yaaa...begitulah...seperti itulah wajah kita saat itu. Hueeks dah pokoknya. Nah..ayo kita balik sekarang....menuju titik balik yang kita inginkan. Kita format ulang hidup kita. Kita bikin life lines kita berbeda. Doin' something in different way. Lakukan aja yang ingin kita lakukan....tapi yaa jangan trus tau-tau pingin mencuri mobil orang... hehehehh...You know what I means about that 'different way'....ayooo..kita lakukan perubahan... atau kata si Power Rangers : SAATNYA,.............BERUBAH..!!!.

Jangan berdiri disatu tempat. Jangan Stagnan!!! lakukan perubahan walaupun kecil. Apapun itu. Sapa tau les piano bisa bikin kita hidup ..hihihihihi... walaupun sebelumnya itu beyond our mind...(aaah Earth jadi pingin les gitar, mo nyaingin Eci my lil son..aha aha aha). Cari guru gitar yg cakep aah.....sedikit gondrong..(idih)....hehehehe... Maksud Earth, lakukan sesuatu yg bisa membuat kita hidup. Sapa tau ada yg suka bersedekah tapi kebanyakan mikir jadi jarang bersedekah, nah sekarang saatnya ngosongin kantong...kantong sedikit berkurang isinya toh tak bikin yg punya kantong mati kelaparan juga. Yang dulu hobi baca trus setelah berkeluarga jadi males baca, sapa tau bisa dihidupin lagi minat bacanya. Membaca itu asiik lho..bisa bikin kita  mengkhayal-khayal gila..hahahahah. Karena 'mind' kita berkembang, juga ide gila kita juga bisa berkembang dari buku yang kita baca. Atau berkebun kalo punya tanah kosong berhektar-hektar..(tuan tanah dong)..ya tapi kalo malas berkebun, ngobrol sama tukang kebunnya, atau sama petani di sawah-sawah. Buat yang biasa naik mobil ber-AC, sekali-kali dong ngejar angkot atau bis, kalo perlu nyopirin sopir angkotnya..hihihi...


life isn't about finding yourself.. It's about (Creating) yourself

Begitulah, kenapa kita buat life lines kita bak robot? hidup yang bordered? bangun pagi, sarapan, ke kantor, duduk, ngasih perintah, istirahat siang, kerja lagi trus pulang...bah...sekali-kali pas ngantor main ke seksi lain, ngobrol ma temen lain, atawa ngobrol ma OB, CS, Satpam....sapa tau banyak pelajaran bisa dipetik disela-sela ngobrol itu...trus sapa tau tercetus ide buat ngadain acara sama mereka, bagi buku bacaan gratis, ngajak ngopi dan makan siang mereka...anything laaah....tapi yo jangan lama-lama ngobrolnya..njur kerjanya kapan...ketahuan CCTV berabe pulak nanti.... hmm..maksudnya, biar nanti pas lebaran dapat ucapan selamat lebaran dari mereka. Kalo' sms dari teman sejawat atau teman seangkatan, saudara, tetangga..itu mah biasa. Hehehe, tapi dapat sms lebaran dari sopir travel, dari OB yg dulu ada dikantor lama, juga dari satpam yang duluuu pernah ketemu, baru itu luar biasa...berarti jejak kita belum terhapus debu jalanan. Atau, bisa juga main hujan-hujan pas tau-tau hujan turun tak disangka-sangka....jangan salah, itu termasuk life journey juga lho.....qqqqqq.... 


Well, walaupun kadang Meaningless itu juga tau-tau bisa saja muncul. Tapi ya emang begitulah..kadang hujan, kadang gersang, kadang badai, kadang angin topan, dan aaahhh...sejuknya kalau pas ada angin sepoi-sepoi... Trus gimana dong ? hmmm..Earth mah kalo pingin nangis, ya nangis aja, pingin ketawa ya ketawa. Pingin menari ? kalo itu mah nanti dulu, pas sendiri gak pa-pa..tapi kalo di kantor bisa berabe..pokoknya ayoo kita hidupkan life lines kita biar "murup" alias hidup.  

Sama saat kau bilang : Life just more than This, kawan...yap..jadikan hidupmu lebih hidup...(jadi kek iklan malahan)...bah terserah lah, what ever gituloohh... yang jelas ayo bergerak... gak mau aaah kalo cuman segitu doang kualitas hidup kita... ih,jadi pingin nengok ke anak2 buat nyebar buku lagi..ada yg mau ikut tidaaak ??? waaahhh......musti ketemu dedengkotnya Nebulakidz niii..heheheheh. Hmm..dan apakah hidup Earth sudah berkualitas karena berani nulis yang kayak gini? yaaaaa.....meneketehe.. itu mah urusan Yang Diatas...cuman, kalo bisa optimis, kenapa harus pesimis?

".......dan perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata" (WS Rendra)
aduuuhhh....susaaahhhh....Earth tak seoptimis itu ternyata.... :(
trus ? aaaahhhh.....


Jangan, jangan...hentikan hujan hari ini
menarilah bersama angin
rasakan  panasnya matahari

dan tenggelam lah bersama bumi  

(earth)