Life is too short to wake up in the morning with regrets. So, love the people who treat you right. Forget about the ones who don't, and believe that everything happens for a reason. If you get a change, take it. If it changes your life, let it. Fight your day with your heart, get win and never surrender for what you believed. Always spread love, always thankfull for what God gives to us. Remember, no body said it would be easy. They just promised it would be worth it.



Rabu, Agustus 24

The Sweetest Thought Of Death

Kenapa jadi pingin cerita tentang kematian ? Hmmmm.......
Death, means the time at which life ends. Dalam beberapa agama samawi, ada kehidupan setelah kematian. Lhah..definisi diatas jadi salah dong? hehehehe...Entahlah...

Kematian tiba-tiba mampir ke otak, saat mau liburan lebaran yg sembilan hari, nyempatin salam-salam an dulu dg beberapa kawan, dan saat Earth bilang, maafin earth yaaa..sapa tau setelah 9 hari gak ketemu atau malah gak ketemu sama sekali....heheheh..dan : Ih, jawab temen-temenku saat itu.... kata mereka, Earth bilang sesuatu yang mengerikan.

Dan alhamdulillah setelah 9 hari libur, Earth masih diberi kesempatan untuk berjumpa temen2 yang dulu sudah disalamin, dan sekarang bersalaman lagi untuk mengucapkan Minal aidzin wal faiidzin...Tapi tidak dengan istri seorang pedangdut Indonesia, yang tak dapat bertemu suami dan saudaranya lagi setelah 9 hari libur lebaran. Yup, begitu banyak kematian ada disekeliling kita, dan saat itu datang pada seseorang yang kita tahu atau kenal, kita akan terhenyak saat itu pula. Padahal itu juga berlaku pada kita.

Earth bukan orang yang benar-benar mengerti agama secara kaffah (walaupun sebenarnya mau banget belajar), and of course I'm not a good preacher,... sehingga tak tahu cara berdo'a yang baik.. dan apakah diperbolehkan meminta untuk hidup lebih lama. terkadang dalam do'a, Earth selalu meminta semoga diijinkan oleh Alloh untuk melihat my sons growing up..menimang cucu-cucu mereka kelak, dan berdo'a semoga titipan Nya (my sons) masih diijinkan untuk Earth asuh dan Di Pindah Bukukan kepemilikannya sementara ke Earth, sampai kelak mereka sudah kuat dan siap untuk menjalani lakon kehidupan mereka sendiri..dan akhirnya Earth mati secara husnul khotimah.....Amien Ya Robbal alamin.

Tapi do'a yang Earth panjatkan itu mengandung konsekuensi yang besar..sangat besaaar.. Dan apakah itu? Menurut Earth adalah, Earth harus meningkatkan kualitas "second life" dari hasil meminta-minta pada Tuhan itu. Masak masih sama, kalo' do'a kita dikabulkan.. lha bekal kita nanti di "another life" apa coba? Tapi itu semua usaha, yang menentukan kualitas kita sudah meningkat ke titik equlibrium, bukan kita yang menentukan,..tapi orang lain. Yap,..yang mengukur baju kita tetap tukang jahit dan orang lain.. kita tak bisa mengukur ukuran baju kita sendiri, tapi menghafal ukuran baju baru bisa. Setelah diukur oleh si tukang jahit atau orang lain yang kita minta tolong untuk mengukurnya, kita tahu ukuran pinggang kita, panjang lengan baju kita, panjang ukuran celana kita..dan kita bisa menghafalnya.. apakah suatu saat melebar atau mengecil. Tergantung berapa banyak asupan makanan yang kau masukkan kedalam mulut. Itu analog nya menurut Earth loh.. jadi jangan protes kalo analog nya salah.. wong Earth juga cuman ngawur...heheheheh...

Saat kemarin ada seorang anak bernama Andhika Muhammad, anak berumur 12 tahun tinggal di Desa Tawangsari Sukoharjo-Solo, yang ususnya harus berada diluar perutnya setelah dioperasi 3 kali...dan alhamdulillah earth sempat menengoknya walopun Earth sendiri tak kenal Dika..... dan harus sembunyi-sembunyi ke Dika supaya gak keliatan kalo Earth nangis liat dia. Saat itu Dika bertelanjang karena sejak sakit baju tak bisa dipakaikan ke tubuhnya dengan tubuh begitu kurus..tinggal tulang....(padahal foto Dika sebelum sakit begitu gemuk dan tampan),...dengan usus yang selalu mengeluarkan makanan yang dia telan, seakan-akan makanan hanya numpang mampir sebentar. melihat kondisi Dika, kita tentu mengira umur Dika tak akan bertahan lama. Tapi siapa yang tahu ? Malah istri seorang artis yang segar bugar lebih dulu dipanggil Nya, padahal Dika sakit juga sudah lama. Dan salahkan Earth saat itu memohon pada Tuhan Earth, kalo memang Yang Kuasa berkehendak menyembuhkan Dika, semoga dimudahkan karena orangtuanya begitu miskin, sedangkan Albumin sebotol kecil yang sangat diperlukan Dika harganya mencapai 2 juta lebih. Tetapi kalo Yang Diatas berkehendak memiliki Dika lagi, semoga Tuhan mencepatkan pertemuan itu tanpa Dika merasa sakit......aahh, saat itulah Earth memohon Kematian untuk Dika,...dan terlihatlah betapa egoisnya Earth, yaa...sementara kita meminta untuk panjang umur, dan pada saat yang sama kita memohonkan kematian bagi orang lain. Astogfirulloh.. hanya Alloh yang Maha Tahu apa yang ada di hati kita dan maksud kita sesungguhnya.

Dan beberapa hari lalu juga mendapat kabar, ada seorang teman yang juga mengidap sakit kanker prostat yang harus segera dioperasi. Kita tak akan pernah tahu kapan nyawa akan lepas dari badan. Saat hiduplah, kita memohon untuk diberi kesehatan dan keselamatan. Dan saat yang sama itulah kita sering lupa bersyukur, bahwa sampai hari ini kita diselamatkan dan diberi nafas. Astogfirulloh.

Lihatlah teman-teman kita yang terbaring lemah, berusaha untuk membuat semangat dari dalam diri mereka sendiri... Aaahh..jadi ingat mata Dika lagi..yang sering nanar melihat ke perutnya, melihat ususnya mengeluarkan kotoran, dan ibunya yang penuh kasih membersihkannya. Subhanalloh, kasih sayang seorang Ibu. Disini Earth berterima kasih banyak kepada beberapa teman-temang yang mengikhlaskan sedikit rejekinya untuk Andika. Hanya Tuhan kalian yang akan membalas kebaikan kalian, kawan!!

Karena Earth adalah muslim dan Earth sangat sangat sangat percaya pada Al Qur'an sebagai penunjuk jalan..now let see beberapa ayat dari Al Qur'an yang merujuk atas indahnya kematian..chek it out :
"Sesungguhnya negeri akhirat itu adalah al-hayawan, kehidupan yang sesungguhnya" (QS Al-Ankabut (29) : 64 )
"Sesungguhnya akhirat itu lebih baik untukmu daripada dunia" (QS Ad-Duhaa (93) : 4 ) 
"Setiap jiwa akan merasakan kematian" (QS Ali Imran (3) : 183 )
"Sesungguhnya orang-orang yang menyatakan bahwa Tuhan kami ialah Allah, kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan), 'Janganlah kamu merasa takut dan jangan pula bersedih, serta bergembiralah dengan surga yang dijanjikan Allah kepada kamu.' " (QS Fussilat (41) : 30) 

dan ini kawan, QS Al-Jumu'ah (62) : 8
Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan".

Dan mungkin suatu hari kelak kita akan menyambut gembira teman kita Izrail, mengajaknya berkawan atau mengajaknya menari bersama ...dan semoga tampilan teman kita itu tak seperti ini ------------>

Jumat, Juli 29

Good? Bad ? Who Knows ?

Beberapa hari aah bukan cuma hari.. beberapa minggu bahkan.. tak ada semangat... selain nunggu hari Jum'at supaya bisa kumpul dengan my boys. Cuman mereka yang bikim mom nya semangat buat terus hidup dan hidup terus. Some friends are leaving me, for many reason of course.  They broken their promisess to me, to look after me, no matter what happened in many condition to us. But,..yes, It's easy to blame averything on them, when in fact all focus should be an ourselves. Sampai akhirnya hasil dari enjoying tears and laugh, buku cacing (jilid kedua) mulai merasuk lagi. Semangat masih lemaaahhh... tapi waktu tetap berjalan.. nikmat atau tidak, ya harus dinikmati... siapa bilang hidup mudah ? kalau mudah, bukan hidup namanya. Life's never flat... especially  for me.Hahahah..mungkin Earth gak siap nii ma umur yg semakin menua.. Puasa di romadhon kali ini kayaknya tepat untuk men- charge hati dulu. Sign off dari apapun. Enaknya blog nya sign off juga gak yaaa ? aha aha aha.. no body cares off course..whehehehehe

Bramavanso.. tx bukunya yaaa.. cacing keduanya ku curi disini dulu yaa.. jangan marah ya Ajahn Brahm... pleaseee... Yuk reading lagi :
Good? Bad? Who Knows?
Ada seorang raja yang begitu senang berburu. Suatu ketika, saat berburu jarinya terluka. Tabibnya yang tua merawat jari itu. Raja, karena gelisah bertanya,"Bagaimana tabib, apakah jariku bakal baik atau buruk?" tabibnya menjawab,"Good? Bad?Who Knows?" ("Baik? Buruk? Siapa yang tahu?")
Beberapa hari kemudian, jari itu terinfeksi hingga jadi bengkak. Raja kembali menemui tabibnya dengan panik, "Apa yang terjadi? Apa lukaku akan baik-baik saja?" Tabibnya menjawab,"Good? Bad? Who Knows?"
Jelas ucapan tabibnya tidak membuat raja terkesan sama sekali, namun ia hanya bisa memercayai tabibnya. Beberapa hari kemudian luka itu sudah begitu parahnya hingga tabib harus memotong jarinya. Amputasi!
"Baik? Buruk? Aku tahu ini buruk!!!" Raja murka dan menjebloskan tabibnya ke penjara karena tidak bisa menyelamatkan jarinya. Setelah menjebloskannya, raja berseru kepada tabib dalam penjara, "Nah sekarang bagaimana perasaanmu, ha?" Tabib menukas, "Good? Bad? Who Knows?" Raja mendengus, "Dasar tabib sinting!"
Setelah luka di jarinya sembuh, raja kembali berburu. Kali ini ia mengejar buruannya makin ke pelosok rimba, terpisah dari rombongannya, dan ia ditangkap oleh suku penghuni rimba. Mereka menangkapnya untuk dikorbankan kepada dewa-dewa mereka. Bukan kepalang takutnya raja kita ini. Akan tetapi, tepat ketika raja nyaris dikorbankan, mereka melihat jari tangannya kurang satu! Suku rimba itu berkata," Kamitidak bisa mengorbankan kamu. Kamu tidak sempurna untuk jadi korban!" Jadi mereka melepaskannya.
Ketika raja berhasil pulang ke kerajaannya, ia berpikir, "Wow! Betapa beruntungnya aku! Jika seluruh jariku lengkap, aku pasti sudah mati! Jika seluruh jariku lengkap, aku pasti sudah mati!" Lalu ia menemui tabib di penjara dan berkata, "Menakjubkan! Memang aku kehilangan jariku, tapi siapa yang tahu apakah ini baik atau buruk? Dain ini baik bagiku! Terima kasih banyak! Aku membebaskanmu dari penjara!"
Raja melanjutkan, "Aku menyesal telah berbuat buruk memenjara kamu." tabib itu menyeletuk, "Apa maksud Paduka memenjara hamaba adalah buruk? Justru bagus hamba masuk penjara! Karena jika hamba tidak dipenjara, hamba pasti akan bersama Paduka saat berburu! Suku rimba akan menangkap hamba, dan karena jemari hamba lengkap, hambalah yang akan dikorbankan!"
Makna kisah ini adalah.... baik atau buruk, siapa sih yang tahu? Jika suami anda meninggalkan anda karena perempuan lain..... Good? Bad? Who Knows? Ini sungguh benar. Anda tidak tahu apa yang akan terjadi berikutnya. Anda Kehilangan rumah Anda : Good? Bad? Who Knows?
Hal yang menakjubkan mengenai hidup adalah hidup ini begitu tidak pasti. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi berikutnya. Namun terhadap semua hal yang terjadi dalam hidup, kita bisa memiliki hubungan yang baik terhadapnya, ramah, menerimanya. Kita tidak menyalahkan kehidupan, marah atau sedih pada hidup, sebab... Good? Bad? Who Knows?
Ketika pacar saya mencampakkan saya, rasanya sangat menderita. Namun kini saya bisa berkata, "Terima kasih banyak. Karena jika kamu tidak mencampakkanku, aku sudah menikah denganmu kini, punya anak, lalu cerai, dengan banyak cicilan dan tagihan. Menjadi gila seperti orang lain. Jadi terima kasih sudah mencampakkanku. Terima kasih banyak!"
saya ingat ada orang yang pernah datang ke Wihara Bodhinyana dan menceritakan kisah nyata yang mengubah hidupnya ini. Ia adalah seorang pengusaha Australia yang sedang melakukan perjalanan bisnis ke Mumbai, dan setelah menyelesaikan urusannya, ia berencana terbang ke Inggris. Ia memesan taksi dari hotelnya,"Antar saya ke bandara."
Taksi itu membawanya ke bandara, namun salah jalan dan nyasar. Kadang para supir taksi ini, bahkan mereka bekerja di tengah kota, mereka sering tidak tahu jalan. Akibatnya taksinya kesasar, waktu makin mepet, pesawat segera terbang. Orang Australia ini makin lama makin cemas, kesal, bahkan marah,"Cepat antar saya ke bandara! tanya polisi! Tanya siapapun! Pokoknya bawa saya kesana secepat mungkin!"
Harapan terakhir yang ia punya adalah semoga pesawatnya ditunda terbang. Namun ketika sampai di bandara, ia bisa melihat pesawatnya sudah lepas landas, terbang ke angkasa, "Supir sialan! Aku ketinggalan pesawat!"
Kemudian ia melihat pesawat itu mendadak turun lagi, lalu jatuh! Seluruh penumpangnya tewas! Ia menyaksikan itu...termangu... lalu berkata, "Aduuuh, terima kasih supir taksi!" Ia pun memberikan tip besar ke supir taksi itu. Namun ada sesuatu yang mengubah seluruh hidupnya.
Bagaimana Anda bisa begitu marah dan kritis terhadap hal yang tidak berjalan sesuai keinginan Anda? Ini adalah falsafah indah mengenai kehidupan, yang berarti Anda tidak menjadi negatif sama sekali terhadap hidup, namun...Good? Bad? Who Knows?

Yeaaaahhh.... Sometimes it's a good hurt....And it's feels like I'm alive...
kalo ini mah liriknya Incubus...wehehehehe... semoga bisa membuat Earth semangat lagi setelah rencana nyepi dulu menikmati Romadhon.. men - charge this heart to be a beautiful Earth heart... (hope can make it.. amiieeennn)




Jumat, Juli 15

Si Ular Jahat

Cerita tentang Si Ular Jahat ini, Earth ambil dari Buku Si Cacing dan Kotorannya (1) dari Ajahn Brahm, halaman 58....
Minta ijin ya Bramanvamso...please..!!

Just to share.... begitu banyak yang bisa kita dapatkan dari buku, siapapun pengarangannya dalam agama dan keyakinan apapun.

Wanna to read ? Lets see..about that evil snake....!!!


Seekor ulat jahat hidup disebuah hutan dipinggir sebuah desa. Dia kejam, licik dan jahat. Dia akan menggigit orang untuk senang-senang--demi kesenangannya belaka. Ketika si ular jahat sudah berusia lanjut (menurut perhitungan tahun ular tentunya), dia mulai merenungkan apa yang akan terjadi pada para ular ketika mereka mati. Selama hidupnya, dia telah sering melecehkan agama-agama, dan ular-ular yang menurutnya naif dan bodoh, percaya saja pada omong kosong seperti itu. Sekarang dia mulai tertarik pada agama.
Tidak jauh dari liangnya, dipuncak bukit, tinggal seekor ular suci. Semua orang suci bertempat tinggal dipuncak bukit atau gunung, demikian juga ular suci. Ini sudah tradisi. Tidak pernah kita dengar orang suci tinggal di rawa-rawa.
Suatu hari, si ular jahat memutuskan untuk mengunjungi sang ular suci. Ia memakai jas hujannya, kacamata hitam, dan topi supaya teman-teman tidak mengenalinya. Kemudian dia mulai merayap keatas bukitmenuju wihara sang ular suci. Ia tiba ketika ceramah sedang berlangsung. Sang ular suci duduk diatas sebuah batu dengan ratusan ular mendengarkan dengan penuh perhatian. Si ular jahat merayap dipinggir kerumunan, dekat dengan jalan keluar, dan mulai ikut mendengarkan ceramah.
Makin didengarkan, makin terasa masuk akal. Dia mulai merasa yakin, lalu terinspirasi, dan akhirnya terubahkan. Seusai ceramah, dia menghadap sang ular suci, dengan air mata bercucuran, dia mengakui kejahatannya selama ini, dan berjanji, mulai sekarang dia akan menjadi ular yang sama sekali berbeda. Dia bersumpah di depan sang ular suci untuk tidak lagi menggigit manusia. Dia akan menjadi baik. Dia akan mulai menunjukkan kepedulian. Dia akan mulai mengajarkan kepada ular-ular lain bagaimana menjadi baik. Dia bahkan memasukkan uang ke kotak dana di dekat jalan keluar (saat semua ular melihatnya, tentu dong).
Walaupun sesama ular dapat bercakap-cakap, itu terdengar seperti desis yang sama bagi telinga manusia. Si ular jahat, eh, mantan ular jahat, tidak bisa mengatakan kepada orang-orang bahwa dia sekarang pecinta damai. Orang-orang desa masih menghindarinya, walaupun mereka mulai bertanya-tanya atas lambang Cinta Damai Internasional yang dikenakannya dengan jelas di dadanya. Suatu hari seorang penghuni desa asyik mendengarkan walkmannya, dia berjingkrak-jingkrak tepat disebelah si ular, dan si ular sama sekali tidak menyerang, dia hanya tersenyum seperti halnya pemuka agama.
Semenjak itu, orang-orang desa menyadari bahwa si ular jahat tidak lagi berbahaya. Mereka berjalan melewati si ular sewaktu dia duduk bersila dalam meditasinya di luar liangnya. Lalu beberapa anak nakal dari desa mulai mengganggunya.

"Hei, tukang rayap!" mereka mengejeknya dari jarak yang aman. 
"Tunjukkan taringmu, jika kamu memang punya, hai cacing kegedean. Dasar dodol, tempe, bikin malu spesiesmu saja!"
Dia tidak suka dipanggil rayap, walaupun ada benarnya juga, ataupun cacing kegedean, tetapi bagaimana dia bisa membela diri? Dia sudah bersumpah untuk tidak akan menggigit.
Menyaksikan si ular sekarang begitu pasif, anak-anak itu menjadi makin berani dan mulai melemparinya dengan batu dan gumpalan tanah. Mereka tertawa kalau ada yang kena. Si ular mengetahui bahwa dia bisa saja merayap cukup cepat untuk menggigit semua anak-anak itu, sebelum Anda usai mengucapkan "World Wildlife Fund". Namun sumpahnya mencegah dia melakukan hal itu. Lalu anak-anak itu makin mendekat dan mulai memukulinya dengan tongkat. Si ular menerima pukulan yang menyakitkan itu, tetapi sekarang dia sadar, dalam dunia nyata, kita harus tega menjadi jahat untuk melindungi diri. Ternyata agama hanyalah omong kosong. Jadi dia merayap dengan menahan rasa sakit keatas bukit untuk mengunjungi sang ular palsu dan akan melepaskan sumpahnya.
Sang ular suci melihatnya datang, dengan tampang lusuh dan lecet-lecet, dan bertanya,"Kenapa kamu?"
"Ini semua salahmu!" si ular jahat mengeluh dengan tampang masam.
"Apa maksudmu 'ini semua salahku'?" protes sang ular suci.
"Kamu mengajarkanku untuk tidak menggigit. Sekarang lihat apa yang terjadi pada diriku! Agama mungkin cocok di wihara, tetapi dalam kehidupan nyata...."
"Oh, kamu ular bodoh!" sang ular suci menyela. "Oh, ular dungu! Oh, ular bego! Memang benar aku menyuruhmu berhenti menggigit, tetapi aku tidak pernah menyuruhmu berhenti mendesis kan?"


Terkadang, dalam kehidupan, orang suci sekalipun harus "mendesis" untuk menjadi baik, tetapi tidak ada yang perlu menggigit.   
 
yuhuuuuu.....are anyone could take a point from that story? ahahaha...
hmmm...Earth dah mulai menginjak separo dari buku si cacing yang kedua.....let's go to happy reading again..!!!
 


 

Selasa, Juli 12

Pak sopiiirrr...wot hepen wit yu....????

Hmmm..perjalanan Earth minggu kemarin sungguh luar biasa. Numpang temen like usually, cuman kali ini karena inget ada jalan yang sedang diperbaiki dan takut ketinggalan Elf nya, Earth turun di Terminal terboyo ganti taksi lewat tol langsung ke Miranda Srondol, shuttle keduanya Joglosemar. Naaahh,...cerita bermula disini nii..  
Cari Taksi yang sudah ada, kemudian naik, kataku pada Pak sopirnya " Pak, Miranda ya..Joglosemar". 
"Iya mbak, lewat Tol ?" tanya Pak Sopir Taksi. 
"Iya Pak, pokoknya yang cepet sampai Pak, ngejar kendaraan ke Jogja ni," kataku.
Singkat cerita, Earth dah masuk tol..nah, si Bapak Sopir menghela napas panjang.."huaaahh...Gustiiii, hidup kok kayak begini," keluh si bapak. 
"Kenapa Pak?," tanyaku.
"Lha iya to mbak, dari dulu saya ya cuman seperti ini, jadi sopir taksi, berada dijalan, bahkan kadang-kadang sholat jadi terlewati."
"Wah, Pak, jangan terlewati Pak. Kan Bapak tadi pas Adzan Maghrib belum ketemu saya, deket rumah sakit tadi pasti ada Mushola," sahutku.
"Bukan cuma sekarang mbak, kadang-kadang kalau pas adzan, saya pasti masih di jalan."
"Yang penting jangan ninggalin sholat Pak, pasti Bapak lebih tahu caranya,"kataku tetep ngeyel. Tapi daripada dibilang sok teu, karena Earth juga bukan manusia sempurna, maka diamlah aku.
Kemudian si bapak sopir terbatuk-batuk.
"Maaf mbak, batuk nih," ujarnya. "Tadi minum kopi diwarung soalnya, jadi batuk gini," lanjut si bapak. Earth diam aja, cuman mikir dalam hati, ni bapak kalo emang bisa batuk karena minum kopi, kenapa dia minum kopi tadi.
Dan kemudian, sopir itu batuk lagi. " Pasti tadi airnya belum matang nih." Si bapak menyalahkan airnya. Hmmm...Earth mulai tersenyum, dan masih diam. 
"Capek mbak jadi sopir taksi begini," Si bapak memulai pembicaraan lagi.
"Emang bapak sudah lama jadi sopir taksi?," tanya Earth. Gak sopan kalau gak menanggapi, lagian Earth emang suka ngobrol sama sopir..heheheh..Sama siapa aja maksudnya. Kan berguru bisa kita dapatkan dimana aja. Banyak falsafah yang mungkin tidak kita sadari akan kita dapatkan saat mengobrol dengan orang yang tidak kita kira sebelumnya.   Right?
"Baru setahun mbak." 
"Trus, sebelum nyopir bapak kerja apa?" 
"Gak kerja mbak." 
Ih.. gimana sih si bapak ini, kek lupa bersyukur jadinya, pikir Earth. Lha iya, kan udah setahun dapet kerja, lumayan kan. Kerja apa aja kalo kita lupa bersyukur, gak ada pekerjaan yang enak. Yang enak mah tiduran dirumah, uang datang sendiri..hahahaha...berarti harus punya tuyul dong..wakakakakakak..!!!
"Mana anak saya enam lagi," si bapak sopir masih melanjutkan pembicaraan.
"Whaaaa..hebat Pak, punya anak enam. Rejeki dong ya Pak, kata orang, banyak anak banyak rejeki Pak." komentar Earth. Terperanjat pula ni, dengan kondisi ekonomi yang mungkin pas-pas an si bapak sopir malah punya anak enam.
"Rejeki apa? Wong malah banyak biaya. Siapa bilang sekolah gratis, anak saya yang kedua mau saya pindahin ke STM saja, lha disuruh bayar uang gedung 2,5 juta. Dapat uang darimana saya?".
"Yaaa..berarti bapak besok jangan bikin anak lagi pak." 
"Ya biarin aja, lha kalo nanti jadi lagi, ya udah. Mau gimana lagi?," Kata Si Bapak Sopir Taksi.
Ealaaahh...Cape deehh...mending diam beneran nii Earth..
Gantian Earth yang menghela napas jadinya.
Yap..begitulah,.... jadi inget buku apa yang pernah Earth baca dulu, ada kufur sengsara dan ada kufur nikmat. Means, orang yang tidak bersyujur saat diberi nikmat ataupun sedang dalam sengsara sehingga dia lupa sama Tuhannya...dan menjadi orang yang tak beriman lagi. Sengsara kok bersyukur?. Gimana coba ? Nah ini cerita orang lain yang bersyukur saat sengsara.. pada hari yang sama, profesi yang sama, beda jam aja.. Dan ceritapun berlanjut..
Saat sampai di shuttle, ternyata Elf terlambat 2 jam..waaahhh..cape' nunggu, untung ada restoran deket shuttle, jadi bisa makan dulu, dan untung Earth selalu bawa buku, jadi menunggu sambil membaca..sangat efektif untuk mengganti kebosanan. Akhirnya jam 20.30 bisa start ke Jogja dengan elf dan sesuai tiket, Earth duduk di seat 1 yakni disamping Mr. Sopir. 
Sang Mister sudah agak tua.. dan biasa..mengobrollah kita. Dan hebatnya, si mister sopir ini bisa membuat Earth ngakak-ngakak dengan ceritanya.  Pas pembicaraan sampai ke tayangan tipi, si mister bilang kalo suka nonton tayangan yang lucu-lucu aja. Tayangan macam Sinetron tak suka, reality show pun tak suka, karena menurut beliau, tayangan itu juga sudah di bikin-bikin jadi bukan asli. Si mister nanya : "Mbak suka liat acara apa?"
"Kartun," jawabku. Emang bener Earth suka banget nonton kartun, dan jelas gak mungkin Earth bilang suka nonton NGC atau BBC Knowledge di Indovision.. sombong amat ntar keliatannya. 
"Wah, sampeyan ini punya kelainan Mbak," Ujar mister sopir.
Whahahahahah..Earth ngakak..Emang Pak, betul tebakan bapak, dan Earth juga tau kalo' Earth punya kelainan sejak kecil. Lha wong kantor an di Klaten dulu aja, Earth masih langganan Donal Bebek, dan diketawain siapa aja yang liat. Tapiii... Emang Gue Pikirin ? 
"Hahahah, kartun menyehatkan Pak, gak ada efek samping," kubilang.
Pas pembicaraan sampai ke jumlah anak dan kerjaan, Earth nanya "Putra berapa Pak?".
"Tiga. Yang kedua sudah meninggal".
Dan si mister sopir menceritakan kedua anaknya yang masih hidup, yang pintar, yang pertama dapat beasiswa masuk perguruan tinggi di Purwokerto. Gak mau minta uang bapaknya lagi, bahkan mau beliin setrika ibunya. Sedang si adik, yang juga pintar sekarang mau masuk SMP. Dan beliau cerita akan mencari uang sekuat tenaga untuk pendidikan anaknya. Beliau gak mau anak-anaknya tidak berpendidikan seperti dia.
"Bapak dah lama jadi sopir?" tanya Earth.
"Sejak dikandungan mbak," jawabnya sambil lalu.
Wahahahahha...Earth ketawa lagi.
"Lha sekarang saya mau nyetir sambil merem aja bisa kok, tapi nanti mbak nya takut," sambungnya. Hihihihi..Earth jadi gak brenti tertawa. 
"Asyik dong Pak, jadi hapal jalan".
"Asyik gak asyik tergantung kita mbak. Mau marah kalo' macet jalannya,..ya marah sama siapa..kalo' mau gak nyopir, nanti yang dirumah makan apa..yaaa..dinikmati sajalah mbak".
"Ibu kerja juga Pak?"
"Jadi Penjahit, sambil bikin kacang atom. Nah, saya kalo lagi dapat jatah gak nyopir saya bantuin istri buat nyetor kacang atom ke warung-warung, saya juga yang bungkusin kacang atom nya".
Wah hebat nii si mister sopir. Hmmm..beda banget sama si bapak sopir taksi tadi sore. 
 Pantang menyerah, dan dari mulai kenalan start dari Semarang sampai mau masuk Magelang sebelum akhirnya Earth tertidur, tak satupun kalimat keluhan keluar dari mulut beliau. Sempat nanya kerjaan Earth, keluarga..dan ketika tau bahwa Earth termasuk Long Distance Family, beliau malah bilang : "Enak an saya mbak, uang gak banyak tapi setiap hari kumpul sama anak istri".
Hobah, hebatnya si sopir satu ini. Dan sebelum Earth jatuh tertidur, kita berdua sempat bekerja sama mencari jalan karena jalan di Banaran Pringsurat yang mulai merayap akibat truk-truk didepan kita yang gak kuat jalan menanjak sehingga jalan pelan-pelan. 
"Yap, kiri kosong Pak, lanjut aja!," dan elf pun melaju melewati beberapa mobil dari sebelah kiri. Earth gak tau penumpang lain tidur dan mungkin terganggu dengan pembicaraan kami, karena Earth sering tertawa dari omongan-omongan yang dilontarkan mister sopir. Tapi malam itu Earth banyak belajar dari dua orang sopir yang Earth temui sehari itu. 
The point is : jangan banyak mengeluh... dan rupanya hal ini baru menyadarkan Earth, sapa tau sebenarnya Earth banyak berkeluh kesah yang tak Earth sadari, dan teman-teman yang mendengarkan keluhan Earth bisa jadi bosan tapi tak mampu menghentikan keluhan kita. Waaahhh...bener-bener pelajaran berharga yang tak bisa kita beli dengan gaji kita. Thanks Bapak-bapak sopir.. Earth tahu harus milih yang mana dari kalian berdua untuk dijadikan contoh. 
Hmmm..akhirnya masuk rumah di jogja jam setengah dua belas malam...whuaaahhh..tapi alhamdulillah..walo pun kemalaman, tapi selamat sampai rumah..Semoga masih bisa bersyukur. Toh besok libur...horeeee.... :)
 

Selasa, Mei 31

SE\m/ANGAT di malam Kebangkitan Nasional

Panti Asuhan Yatim Piatu Yayasan Darussalamah Jurang Gebog Kudus
Bulan Mei..saat nya berbagi bersama teman-teman kita... kebetulan banyak peringatan di bulan Mei, salah satunya adalah Hari Kebangkitan Nasional, Hari Buruh, dan Hari Buku. Moment ini tak kita lewatkan. Nah, pas malam Jum'at, malam Kebangkitan Nasional, kita bangkitkan semangat adik-adik kecil di Panti Asuhan Yatim Piatu, tepatnya di Yayasan Darussalamah Desa Jurang Gebog Kudus. Yang hadir saat itu ada 70 anak, 10 pengurus dan dari kelompok kecil kami ada 7 orang. Hmmm..menyenangkan, sangat menyenangkan bisa berbagi tawa dengan mereka malam itu.
Saat itu Earth nekat, karena pengalaman pertama nyemangati adik-adik kecil adalah saat trauma healing pas bencana Merapi. Dan ini yang kedua, Earth gabung dengan rangkaian ICV (Internal Corporate Value) di Kantor, karena kebetulan Earth sebagai koordinator ICV nya. Earth ucapkan banyak terima kasih kepada semua teman-teman yang membantu, para donatur yang budiman dan baik hati yaitu Diah Sri Rejeki yang sekarang ada di Nusa Tenggara, para donatur dari KPP Pratama Kudus, teman-teman tim yang asiik... Ravi, Kiki, MayManis, Uchup, dan Dodo..well done guys..!! Dan Pak Yoga, jangan kapok ngikutin Earth buat berbagi yaa..ntar in focus nya Earth pinjem lagi..aha aha aha. Juga hadir bos Earth yang nyempatin datang di akhir acara,  Mr.Heri,..selamat bertugas di tempat baru Bos..!!  Juga Bapak Nasir pimpinan Panti Asuhan yang menerima tim kecil kami dengan penuh keramahan..semoga buku-buku nya terawat dan termanfaatkan ya Pak..amiiinn..
And here it is :

Ini para peserta cewe nya...hmmm..habis makan bersama dan siap menghabiskan malam with Earth tonight
Nah kalo ini kelompok cowo nya...hehehehe...ayo jangan ragu buat ikut terlibat dan berinteraksi ya..I wish all of U will enjoy this night..
   Kali ini rangkaian acara Earth kasih tema "Spreads Books For Children" dengan maksud untuk membangkitkan semangat adik-adik kita agar gemar membaca buku demi menambah wawasan mereka dan berbagi buku karena belum tentu mereka dapat dengan mudah membeli buku, padahal mereka suka membaca. Acara dimulai pada pukul 18.30 setelah Sholat maghrib dengan makan bersama secara sederhana, dan dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Nasir selaku pemimpin Panti. Habis itu, Earth mulai deh, dengan awalan ucapan salam yang kita sepakati bersama, yaitu teriakan BISMILLAH, SEMANGAT dengan mengacungkan tangan...hihii..senangnya membangkitkan semangat mereka... 
      Pertama adalah menayangkan video-video lucu seperti Sapi Gila dan Mobil Murah..  aha aha aha..terpancing mereka dengan tertawa terbahak-bahak mendengarkan lenguhan si sapi gila dan melihat model mobil murah tanpa ban belakang..itu sengaja Earth tampilkan agar teman kecil kita merasa enjoy dulu.  
                                                   
       Selanjutnya pemutaran slide Inpiratif yaitu Kisah Tentang Katak Kecil. Moral dari cerita tersebut adalah bahwa si Katak kecil dapat memenangkan pertandingan memanjat menara yang tinggi karena si Katak ternyata tuli sehingga tidak mendengar teriakan-teriakan yang tidak optimis bahwa dia akan berhasil. Dan teman kecil kita beri gambaran bahwa perjuangan yang sulit hanya akan berhasil jika kita yakin pada diri sendiri dan pantang menyerah.  
   
  Our dreams, yaitu mengajak teman kecil untuk mau maju kedepan dan menceritakan mimpi mereka. Beberapa dari mereka mempunyai mimpi menjadi Guru, Dokter bahkan Pelukis..hebat kan..!! Dan kita ajak teman-teman yang lain untuk mendo'akan agar impian teman tersebut dapat terkabul..Amiiinn..
   

    Dan mereka kita apresiasi karena berani maju ke depan dan menceritakan mimpi-mimpinya dengan memberikan sebuah majalah pengetahuan umum, disini Earth ambil National Geographic for Kids
    
    Every Books Will Open Our Mind, adalah pemberian materi tentang pentingnya pengetahuan, dan disini Earth tanya-tanya tentang makna Kebangkitan Nasional pada teman-teman kita. Dan kita ajak mereka untuk senang membaca, dengan memutarkan slide-slide seperti Where's My Dozer, Highest Bridge, Nature's Best Picture, dan Fantastic Trip. Disini kita jelaskan bahwa mereka dapat melihat banyah hal seperti Amazing Place dan tehnologi-tehnologi yang luar biasa yang bahkan tidak terbayangkan sebelumnya. Dan mereka dapat mengetahuinya melalui buku.

       Bercanda bersama, Disini Earth cari seorang volunteer, adik berumur 4 tahun an, trus kita analisa bareng-bareng profil wajahnya, bentuk muka, rambut dll, dan dipilih bareng-bareng berdasarkan kenyataan, dan data kita masukin ke komputer sampai komputer mengeluarkan hasilnya...heheheheh... dan hasilnya cukup membuat tawa mereka membahana..dan si kecil yang dipangku..bengong tanpa ekspresi...hihihihihi



                                                         
Earth ajak mereka ice breaking sejenak untuk menghilangkan kepenatan dengan main tangan untuk mengkoordinasikan kemampuan otak kiri dan kanan mereka..dan lihatlah ekspresi mereka oooyyy......
                     
1.   Analisa, yaitu materi dengan menayangkan film Cloud yang bercerita tentang awan yang dapat membuat benda dan sang bangau sebagai kurir yang membawanya ke bumi. Inti cerita yaitu bahwa sesulit apapun pekerjaan yang harus kita lakukan dan kita terima, kita harus merasa ikhlas dan senang untuk mengerjakannya, dan kita harus kreatif untuk dapat mencari solusi atas kesulitan pekerjaan yang kita kerjakan. Inti cerita tersebut dibuat pertanyaan dengan membagi anak-anak menjadi 3 kelompok, masing-masing kelompok diberi selembar kertas dan balpoint untuk menulis moral dan inti cerita. Dipilih juara 1,2 dan 3 dan mereka mendapat hadiah berupa biskuit yang dibuka dan di konsumsi bersama-sama sebagai apresiasi atas usaha dan kerjasama kelompok yang dilakukan.
      Terima Kasih dan Syukur, adalah materi dengan menampilkan video Paralympic Games-Olypiade Orang Cacat dan video People Are Awesome, dimana tampilan-tampilan orang-orang hebat walaupun cacat tetapi mampu mengikuti kejuaraan-kejuaraan olahraga, dan orang-orang yang luar biasa yang melakukan latihan-latihan sehingga dapat melakukan kegiatan-kegiatan yang sulit dilakukan seperti Parkour, Skating dll. Inti tayangan adalah bahwa anak-anak dan siapapun bisa menjadi hebat dengan usaha dan latihan, apapun kondisi fisik dan ekonomi kita. Tayangan penutup adalah Slide Kenapa Kita Diuji, yang menampilkan bahwa sesungguhnya Tuhan kita tidak menyukai orang yang mudah putus asa dan hilang semangat.  Dan ini dia Tim asik kita ...thanks guys....!!
        yeee..akhirnya selesai juga kita karena sudah pukul 21.00 malam....hmmm..asiiknyaa berkumpul bersama...I hope,..eh we hope, we could do like that again...amiiinn....
      ayooo adik-adik..kakak-kakak pulang dulu yaaaa.....hihihihi..Earth dipanggil mbak sama mereka...hmmmmm...aciiiikkkk.....Semoga Barokah bagi yang memberi dan menerima...amiiin lagi.. 
      SEE YOU NEXT GUYS......!!!

Kamis, April 21

Kartini, Kartinem, Kartinah, Karissa, Karrine,.... what would U like to be ?

Haiiii... mother, ibu, istri, daughter, sister, tante, mak, mbok, .... selamat hari kartini. Pasti tau dong tanggal 21 April adalah hari kartini. Dan bagi semua wanita di Indonesia bahkan juga di luar Indonesia I believe pasti banyak yang tahu juga sosok Ibu Kartini. Dikantor, sekarang banyak yang diwajibkan mengenakan kebaya pada hari ini, sedangkan dulu cuma di sekolah-sekolah sampai dengan tingkat SMA. Hmmmm.... ada apa dengan kebaya?. Selebrasi nya sih oke.. buat tetap mengenang sosok beliau dan semangatnya. Tapi sampai sekarang earth masih penasaran, siapa sebenarnya pencetus kata emansipasi wanita. Hmmm... musti ketemu mbah dulu buat nanya.. yak mbah google namanya.... hahahah

Bagi earth, hari kartini sama dengan hari ibu, womans day atau semua hari yg berkaitan dg perempuan. Tapi kenapa di Indonesia yg terpopuler adalah Hari Kartini?. Itulah hebatnya doktrin masa lampau. Sampai pelosok dan penjuru daerah minus pun di Indonesia pasti taulah peringatan Hari Kartini. Berbeda dg hari-hari yg berkaitan dg perempuan seperti sekarang.. yang banyak tau adalah orang yang mau tau saja.. hahahah... kalo' dulu harus tau karena doktrin nya mewajibkan untuk tau.

Mumpung earth sedang semangat nulis di awal Hari Kartini (dan earth hari ini juga pake baju ber genre kebaya pula..).. huhuhuhu.... ada hal yang sangat mengganjal di hati, ketika seorang kawan called syaecho si syaechopat gila.. hendak menulis sesuatu ber label materialism anti klimax... and sharing with earth about a carrier woman right now. Si syaecho belum beristri dan mungkin menginginkan istrinya bukan seorang wanita karir atau wanita bekerja tetapi masih memperhatikan anak dan keluarganya...(entahlah). Yang jelas si temen gila earth itu sedang bersedih melihat beberapa wanita bekerja yg sempat dilihatnya. Dan silahkan siapapun yg mau nyimak cerita earth.. ambil napas yg banyak, siapin camilan, karena it would be take along story. (emang ada yg baca my blog ? heheheh... meneketehe.. earth cuman nulis.. terutama buat nyemangati earth sendiri..) I want to give an appreciate for myself.. 

Disini earth tidak menghujat, melemahkan, memojokkan siapapun, ataupun bermaksud sombong..... disini adalah life lines earth to be a mother earth.. apa yang earth alami sejak kecil till now.. dan itulah yg membentuk earth seperti sekarang ini. Tak ada kesombongan, tak ada penyesalan.. semoga kelak, saat my sons want to read his mother's blog tau, dan bangga dengan emaknya, dan knows that his mothers really.. really loves her sons too.. too... too much.. walopun sekarang tidak setiap hari didekatnya, dan ibunya adalah seorang wanita karir, means wanita bekerja bukan hanya ibu rumah tangga.    And here we go.........

Earth lahir di kota kecil Sukoharjo- Solo Jawa Tengah. Dengan bapak seorang PNS dan terakhir beliau adalah Kakandep di Wonogiri. Ibu seorang wiraswasta, mulai dari "hanya" ibu rumah tangga (beliau lahir di dusun kecil bernama Ngrompak Wonogiri), sampai kemudian buka toko bensin kecil, sampai menjadi bengkel dan toko oli yg lumayan, dan terakhir saat earth mulai masuk kuliah, ibu menjadi seorang kontraktor, padahal ibu SMP pun bahkan tidak lulus. Bagi earth, beliau berdua adalah orang-orang luar biasa yang membentuk earth menjadi sekarang ini. Ada beberapa hal yg earth setuju atas pola pengasuhan mereka, tapi banyak pula yg tak earth setujui.

Hal yg earth selalu ingat dan selamanya akan earth terapkan dalam mendidik anak-anak adalah bapak earth yang tidak pernah bentak-bentak anaknya, nasehat beliau adalah : Kamu besarnya pingin jadi   "orang"  , apa jadi   "kere" ?  hahahahaa.... kasar tapi mengena. Petuah lain adalah :  Jangan pernah merasa "nduweni",   "lembah manah"  terhadap sesama,  "ngajeni wong liyo, wong cilik ojo dilalekke.  Means :   Jangan merasa "punya",  sopan santun terhadap sesama, hormati semua orang, orang miskin jangan dilupakan.  Kata bapak juga : Jangan pernah lupakan sholat, Hebat kan..!!!  Dan Ibu saya, beliau tidak pernah memanjakan anaknya walaupun ada pembantu dan materi dianggap cukup. Kami anak2 nya bisa mengerjakan semua tugas rumah, dari menyapu, ngepel, mencuci.. bahkan kakak jago masak seperti ibu, kecuali earth.. hihihi.. earth mah mending disuruh nyetrika atau mencuci daripada masak. Hmmm... jadi kami bukan anak2 yang manja.  And earth always thanks to my beloved parents.. semoga earth bisa membahagiakan mereka. Amien..

Tetapiiii... ada beberapa hal yang tidak earth sukai juga. My parents sering pula mengedepankan materi. Terutama ibu yang berusaha mengumpulkan materi sebanyak-banyaknya untuk kehidupan beliau dan anak2nya. That's I dont want it. Jadi waktu beliau buat kami, kami rasa kurang. Itu dapat dimaklumi mungkin karena ibu dahulunya anak kepala desa di suatu dusun yg jaman dulu kepala desa adalah termasuk orang terpandang dan sekarang setelah menikah dekat mertua, harus bekerja sendiri, sementara gaji bapak kala itu sebagai guru sangat tidak layak, sehingga Ibu kemudian mencoba berwiraswasta dan berhasil. Dan pula, Bapak dan Ibu bukan tipe orang yang mau memuji keberhasilan anak didepan anaknya, tetapi memuji kami didepan orang lain dimana kami tidak berada di situ. Jadi pola pengasuhan lama. There's no reward with appreciate. Reward kami adalah berupa barang-barang kebutuhan kami, sepatu bagus, baju bagus, motor bahkan mobil. That's I really dont want it. Entah kenapa, earth berjanji saat itu, suatu hari kelak, ketika earth sudah punya anak, kami akan membentuk keluarga yg perasaannya terjalin kuat dengan bermain bersama, jalan bareng, makan.. pokoknya menghabiskan banyak waktu buat anak2, dan earth sangat iri dengan teman SMP yg keluarga biasa tapi asiiik banget kala berkumpul bersama ayah dan ibunya.

hmmm....kenapa pola asuh orang jaman dulu berbeda ya dengan sekarang. Karena pendidikan, media, atau apa ? Apakah para wanita saat ini sudah pintar-pintar karena banyaknya media, tingginya tingkat pendidikan dan sebagainya? Dan pastinya dengan kepintarannya, pasti dong pola asuh anak dan keluarganya lebih oke dibandingkan dengan orang jadul. Itu idealnya. Tetapi kenapa teman saya si syaechopat gila gak pingin istri wanita karir? Ada apa dengan wanita karir ? Apakah akan sama dengan yg earth rasakan waktu masih ikut orangtua? Ternyata si syaechopat gila pernah nguping cerita ibu-ibu dikantornya dan di sekelilingnya, tentang materi yang harus mereka kumpulkan dengan dalih atas nama semua demi anak, demi kemajuan anak, banyaknya pembantu dan baby sitter dirumah dll. Yaaa.. wajar deh, kalo si gila itu jadi muak dan gak kepingin punya istri wanita karir. Aha ha..!!!

Kembali ke cerita jadul earth. My life lines. Saat earth habis menikah, earth ditempatkan di Klaten dan my husband di Magelang. Kami ambil jalan pintas kost di Jogja untuk bertemunya. Saat itu earth kost di rumah seorang karyawati Bank terkenal di Jogja. Si mama nih berangkat pagi dan pulang nyampe rumah jam 7 malam. Saat berangkat si kecil umur 3 tahunan belum bangun, dan saat pulang si kecil waktunya mau berangkat tidur. Si mama, saat itu earth lihat, begitu pulang cuma lihat si kecil sebentar, nanya2 ke pembantunya, kemudian bersihin diri sendiri (bekas make up dll), mandi dan kemudian masak (entah masak entah nyiapin bahan masakan) buat besok. Dan sikecil? dia tidur dengan ditidurkan sang pembantu, dikelonin, ditungguin. Hmmm... dan benar, saat mbak Yah (nama pembantu tersebut) pulang karena harus pulang kampung (gak tau kenapa), si kecil sakit merindukan mbak Yah nya. Dan si mama terpaksa harus cuti untuk mengantarkan si kecil ke kampungnya Mbak Yah. Duuuhhh... mama, itu anak siapa? Dan saat itu pula, earth berjanji dalam hati, siapapun pembantu yg akan ikut earth nanti, saat earth punya anak, mereka adalah anak earth, bukan anak pembantu. TITIK..!!

Dan ketika earth bisa mengajukan pindah mengikuti suami,  tidak sekantor, tapi bisa serumah, earth mengajukan tawaran tak tertulis, bahwa dimanapun kami tinggal, anak2 ikut ibunya, dan jarak kantor dan rumah harus terjangkau oleh si ibu. Karena baru 4 tahun ini earth punya rumah sendiri. Jadi setiap kontrak, selalu kontrak yg dekat kantor earth. Suami biar yg laju, melanglang buana.. hahahah biarkan saja. Dan cara mengakali intensitas ketemu dengan anak adalah dengan beberapa hal, misal saat sudah beranak pinak, tetap harus ada pembantu (lha emang siapa yang nungguin anak kita pas dikantor kalo' bukan mereka? Orangtua kita? ayolah.. jangan merepotkan masa tua beliau-beliau lah), nah.. si kecil harus tetap dapat hak sang ibu, yaitu ASI. Itu hak mereka lho. Kita tidak boleh semena-mena mencari alasan untuk tidak menyusui mereka. Earth minta ijin kepala kantor, minta ijin setengah jam buat pulang untuk menyusui. Alhamdulillah, walaupun bekerja sampai sore, kedua anakku full ASI sampai umur 2 tahun. Alloh memudahkan jalan, ketika kita berniat baik. Itu saja. NIAT..!!!.. Dan si pembantu dibilangin, ketika adik gak terlalu rewel, jangan diberi susu ya.. biar nanti minum ASI saja. Dan saat si buah hati sudah mulai makan makanan pendamping ASI, saat istirahat siang, pulang dong kalo memang masih bisa. Suapin sendiri. Kalau bikinnya kita pasrahkan kepada orang lain tidak masalah, asal kita pantau cara dan kebersihannya. Lebih baik kita dekati buah hati kita daripada kita dekati alat masak kita. Beda kalo' si buah hati sudah mulai agak besar, si mama juga harus bisa dong nyiapin makan mereka. Sekali lagi NIAT..!!! Apapun kondisinya pasti ada jalan bagi semua wanita karir. Cari jalan.. Alloh will give You way if You want..!! Dan alhamdulillah, semua anak-anak earth tak ada yg ngekor si Mbak, walaupun si Mbak ikut earth sejak earth hamil sampai 7 tahun kemudian baru keluar karena harus menjaga anak kakaknya. Bahkan si Mbak ada yg nangis krn asuhannya gak mau sama Mbak saat earth dirumah.. hahahahaha. Kalo hari sabtu minggu 2 pembantu earth liburkan. Semua pekerjaan dirumah harus dikerjakan earth saat itu, termasuk juga mengurus anak. Kek sombong ya kalo gini jadinya... ahahahah.. 

Life lines selanjutnya adalah saat earth dapat meneruskan sekolah lanjutan earth di Jogja. Pingin kembali ke dunia kampus, dunia liberal dan demokrasi, rehat dari kantor, rehat dari birokrasi. Dan sayangnya sekarang banyak dosen yang mulai tidak berdemokrasi tetapi ber birokrasi.. aaahh.. too bad!!. Okey, lanjuuut, saat itu earth jadi tukang ojeknya anak2. Yup, ada gerobak dirumah tapi earth tak bisa nyetir.. pake motor, pake jaket kulit, tutup muka, sarung tangan eiger, bawa laptop, jeans dan sepatu kasual,.. naaaahh.. earth sudah cukup tampan untuk itu.. dan senangnya bisa mengecoh orang melalui penampilan.. hahahah.. Saat tesis, ambil buku di perpustakaan kampus, bawa ke TK, nongkrong disana, di taman bermain, rangkum buku sambil liat my lil son maen luncuran.. sedaapnya.. kalo si kecil dah masuk kelas, telinga pasangin earphone, sambil ngetik dibawah pohon. Saat capek pergi ke kantin TK.. Beberapa kali ke kantin ternyata pemandangan tak pernah berubah. What was happened in there?.. membuat shock ternyata.. para ibu-ibu pengantar anak2 TK yg gak pulang, nongkrong di kantin, gosip.. biasalah mak-mak.. dan yg jadi bahan omongan adalah seputar kehidupan mereka, menu, gosip di televisi, pamerin kalo dah bisa FB an, atau barang2 lain yg sempat terbeli. Dan kalau bosan, mereka akan pergi untuk wisata kuliner bergantian tempat sambil menunggu anak pulang. Sejak masuk TK sampai hampir selesai tak satupun dari ibu-ibu yg penampilannya.. alamaaakk.. toko pakaian dan toko emas berjalan.. tak ada yg bawa buku untuk dibaca. Kalaupun ada yg baca, bawanya majalah infotainment.. Duh. Bukannya earth sok-sok an, tapiii.. sedih liatnya. Dan saat itu earth bersyukur karena earth walopun naek motor, earth bisa keluar masuk perpustakaan, masuk kampus, dan saat itu pula earth bangga dianggap wanita bekerja yg kata banyak orang wanita bekerja kurang perhatian ke anak dan meninggalkan kewajibannya sebagai laiknya seorang ibu. Dan karena sering bawa buku, earth dikira adalah seorang guru.. dan tidak layak untuk dimasukkan ke kelompok arisan mereka. Alhamdullillah. Huahahahahah...

Ada beberapa hal yg membuat seorang wanita bekerja masih bisa memaksimalkan dirinya. Saat bekerja, kita akan dapat penghasilan sendiri. Kita sebagai ibu dapat meringankan beban suami, walau sebaik-baiknya adalah bisa bekerja dirumah.. tapi tak semua ibu punya wawasan berwiraswasta yg baik. Adakalanya pilihan untuk menjadi pegawai negeri atau pegawai swasta bisa dijalankan. Menurut earth, semua itu kembali ke individu bukan melihat atas profesinya. Dan NIAT.. sekali lagi NIAT. Pas KKN di jogja juga, earth lihat ibu-ibu rumah tangga yang membeli makanan jadi buat bayi-bayi mereka. Lha wong bikin sendiri aja lebih murah dan lebih higienis kok daripada beli instan di toko. Ealah.. itu ibu rumah tangga lho, yg maaf tidak berpenghasilan. Melihat sesuatu memang tidak boleh dari satu sisi, berjalan tidak dengan satu titik keseimbangan.. (pinjem quote nya alien).. nah, tidak semua wanita bekerja, berkarir itu buruk. Dan ibu-ibu yang tidak bekerja, harusnya juga mau dong meningkatkan pengetahuan mereka, tidak boleh stagnan. Tapi kecenderungannya mereka, maaf, yg tidak bekerja sering-seringnya malah menghamburkan uang suaminya, dengan alasan arisan, yg wajib memakai dresscode saat arisan, dan nominal arisannya juga tidak tanggung2, bisa buat ngasih makan orang miskin sekampung, dan saat2 tertentu wajib ikut berlibur sebagai isian kegiatan arisan.. Ealaaahhh lagi.!!


Dan saya bangga sebagai wanita bekerja juga sebagai wanita yang dapat memperhatikan anak-anak saya. Entah ini berkesan sombong atau apalah.. Tapi ini bentuk apresiasi saya terhadap diri saya pribadi. Tapi earth suka sedih karena jauhan gini, ya kembalikan ke hikmah lagi aja kalo sedihnya kumat. Ayo.. semua wanita karir di Indonesia, jangan kalah dengan ibu-ibu rumah tangga dirumah. Kita juga bisa membuat anak-anak kita menjadi hebat, tidak kurang perhatian, suami tambah sayang dan semuanya. Dan bagi ibu-ibu rumah tangga, ayoo jangan kalah dengan kami para wanita karir, semoga ibu-ibu rumah tangga bisa meningkatkan pengetahuannya, menambah wawasan, lebih care terhadap perkembangan anak dan keluarga, dan tidak ikut tergelincir dalam arus budaya komunikasi yg bisa jadi menyesatkan pola pikir kalian. 


Hobaaahh.. selesai juga unek-unek earth sebagai wanita bekerja di luar rumah. Earth hanya seorang perempuan yang ingin memaksimalkan keperempuanan earth buat keluarga. Walaupun dalam hati, pingiiin banget bisa selalu dekat anak-anak dirumah......aaah ada saat nya earth.. ada saatnya... Yang diatas selalu Maha Tahu. Semoga si syaecho syaechopat gila juga sempat mampir kesini.. There was more potention with all woman.. and it doesn't look for what her job, but from her inside.