Life is too short to wake up in the morning with regrets. So, love the people who treat you right. Forget about the ones who don't, and believe that everything happens for a reason. If you get a change, take it. If it changes your life, let it. Fight your day with your heart, get win and never surrender for what you believed. Always spread love, always thankfull for what God gives to us. Remember, no body said it would be easy. They just promised it would be worth it.



Rabu, Januari 25

Yeaaaahh...this is....

my  JaNEWary

2012

Benar-benar bulan baru di tahun baru yang luar biasa. Diawali dengan ijin sakit di dua hari pertama 2012, berlanjut dengan cuti pada awal minggu ke dua untuk merawat 2 anak kesayanganku yang juga sakit bersamaan karena terlalu kompaknya satu sama lain, dan ditutup dengan meninggalnya bapak mertua di akhir minggu kedua, sehingga harus mengambil cuti lagi karena alasan penting ....Innalillahi wa inna ilaihi roji'un. Komplit sudah tahun baru kami. Semoga semua itu tetap merupakan berkah yang harus selalu kami syukuri dan membawa hikmah..amin. Mungkin sebenarnya karena terlalu sayangnya Alloh pada kami, sehingga pada awal tahun baru, kami harus banyak mengingatNya agar di bulan-bulan berikutnya tidak lupa karena euforia tahun baru. Remember, everything happens for a reason..!!!

Dan pada awal masuk kantor setelah ijin dan banyak cuti, rasanya nyawa belum sempurna untuk bekerja. Ditambah lagi tak ada suami disamping karena masih sibuk di rumah mertua, dan anak2 yang sedang masa pemulihan kesehatan mereka. Menumbuhkan semangat tuh susaaah banget, dan alhamdulillah nya di awal tahun baru pekerjaan tak se-me-ngerikan seperti saat akhir tahun yang harus waspada terhadap penerimaan yang belum masuk. And now sebagai bagian dari syukur dan peningkatan semangat adalah dengan kembali menulis. Rasanya menulis mulai mendarah daging dan menimbulkan rasa kangen seperti kalo lama tak membaca atau lama tak menonton film drama korea..hahahaha..halah banget pokoknya!!!


Semua kasih sayang Alloh yang diturunkan pada keluarga kami saat awal tahun ini mungkin untuk mengingatkan bahwa tahun 2012 Earth tak boleh leha-leha. Harus banyak menjura padaNya. Harus banyak bermuka manis dan bermulut sopan lewat do'a-do'a. Harus berlaku baik layaknya seorang gadis agar dilirik sama pemuda ganteng anggota boys band..(huekks..hahahahha, mendingan contohnya si Keanu Reaves aja yaa). Yaaa begitulah, biar Alloh mau melirik Earth, maka Earth harus pinter-pinter merayuNya dengan tingkah laku dan semua hal-hal yang disenangiNya. Walopun tak jarang Beliau malah Earth suguhi dengan tangisan lebay karena merasa sendirian. Hehehehehe....

yeeaaaahhh...this is real my Janewary .....!!!!!  
 
Have you questioned all the madness you invite, what your life is all about..???

Some of us choose to live gracefully
, some can get caught in the maze
And lose their way home.....This is the life we belong to
Our gift divine

Have you ever wished that you were someone else ???
Traded places in your mind..   It's only a waste of your time..!!!!!

Feed the illusion you dream about
Cast out the monsters inside

Life begins with an empty slate
Fragile left in the hands of fate
Driven by love and crushed by hate
Until the day
The gift is gone
And shadows remain

This is the life we belong to
Our gift divine

(THIS IS THE LIFE - DREAM THEATER)



Rabu, Desember 28

"Hmmmmm...sayaaanngggg...coba ini deh".

Seorang teman dari Bandung kemarin mengeluhkan tentang Hari Ibu. Kata dia, "Ini semua orang di statusnya mengucapkan Selamat Hari Ibu. Tak di BBM, tak di FB, tak di Twitterland." 
"Kenapa mereka tak mengucapkan langsung saja ke ibu mereka?"
"Menjengkelkan sekali!!"   Katanya saat itu.
Teman Earth itu laki-laki. Dan dia memang jengkel sekali saat itu,..hihihihi.  Salah sendiri, kenapa dia punya semua akun jejaring sosial. Gak bosen apa, ngecekin semua akunnya itu??? hadewwww....hidup kok dipake cuman buat BBM, FBan ma Twitteran... Mendingan buat nonton drama korea. Lhoh..!!!???? hahahahhahaah...

Menurut Earth, merayakannya sesuatu dengan mengambil tanggal tertentu sebagai selebrasinya sebagai hari yang akan diingat oleh seluruh orang didunia, seperti perayaan hari Ibu (Mothers's Day), April Mop, Earth Hour, Earth Day dan lain-lain, sah-sah saja. Bagaimana kita menyikapinya, itu yang penting. Hari Kartini atau Hari Ibu di Indonesia, para wanita sibuk menggunakan kebaya, bahkan bisa jadi sampai keluar suatu peraturan di Kantor pada tanggal itu, wanita harus menggunakan baju kebaya untuk memperingatinya. Kalo kita lihat saat itu meriah sekali yaaaa.. liat para wanita menjadi bener-bener seperti wanita yang keibu-ibuan..... Aha aha aha... Dan sepertinya mereka bangga sekali memakai baju identitas itu. Saat itu,  apa mereka juga bangga ya sebagai Ibu? Bahwa mereka adalah ibu dari anak-anak mereka, ibu dari anak buah mereka dikantor, ibu dari anak-anak didiknya????? Dan bagaimana saat baju identitas Ibu itu tak mereka pakai lagi, dan kembali ke dalam kesibukan rutin? Walahualam..... hanya ibu-ibu itu yang tau..hihihihihihihi

Hari Ibu memang sudah lewat. Dan tak ada salahnya tanggal 22 Desember ditetapkan sebagai hari Ibu. Paling tidak pada saat itu semua orang akan disadarkan untuk mengucapkan rasa terima kasih mereka dan mengucapkan kata sayang kepada para wanita-wanita yang mengiringi langkah mereka dalam wujud Ibu. Karena bisa jadi mereka sering lupa untuk mengucapkannya. Atau sebenarnya mereka ingat tapi malu atau malas mengucapkannya. Nah, malu dan malas itu kemudian dilegalkan pada tanggal 22 Desember itu. Karena saat itu banyak yang mengucapkan kata terimakasih dan kata sayang pada perempuan bernama Ibu, maka malu dan malas mereka tak akan se-kelihatan seperti kalau tak ada orang lain.   

Jadiiii..kalo tak ada tanggal 22 Desember itu sebagai Hari Emak-Emak, maka bayangkan mereka-mereka yang malas mengucapkan kata sayang pada Emaknya atau Istrinya atau Saudara perempuannya atau teman perempuannya..hihii kalo yang terakhir ini, konotasinya kok menyiratkan sekali yaaa? teman perempuan? hahahahahah... 
Maksud Earth mah beneran temen perempuan, mungkin tetangga, mungkin simbok2 yang jualan yang sering ketemu, mungkin temen kantor, gituuuu... bukan TTM nya,...hehehehehe. Bisa jadi mereka tak akan pernah mengucapkannya. Dan kalau itu benar-benar terjadi, kasiaaan sekali. Masak selama hidup gak pernah mengucapkan kata sayang, hanya karena malu? ...  :(( 

Duluuuu..pas Earth masih magang di Jakarta, belum lulus Kuliah, saat itu Earth numpang tinggal di rumah Saudara dari Ibu di Pejaten, suatu daerah di Pasar Minggu. Beliau adalah seorang anggota Brimob, yang kala itu masih bertugas. Walaupun penampilan yaaa..sedikit sangar.heheheh..kan anggota Brimob. Tapi beliau saat dirumah, lain sekali. Beliau selalu memanggil anak-anaknya dengan menambahi kata  "sayang"  sesudah nama anaknya. 
"Peni sayang, coba sini,"  atau :  "Ada apa Uut sayang?"  tanyanya kalau sang anak memerlukan bantuan.  Pertama dengar,  rasanya bagi Earth aneh sekali. Dari kecil sampai sebesar itu, Earth tidak pernah dipanggil orangtua dengan ada tambahan kata sayang dibelakang nama Earth. Kejadian itu adalah Tahun 1992 an. Nah masih jadul kan. Dan saudara ibu itu juga orang jadul. Tapi kata "sayang"???..hadueeeehhh.... jaman dulu gitu lho. Anggota Brimob gitu lho. Luar biasa kan.
Earth juga tak tahu kenapa orangtua Earth tak membiasakan panggilan itu. Dan alhamdulillah, kata  "sayang"  itu sekarang memenuhi diseluruh ruangan rumah Earth. Bahkan pembantu dirumah pun sering menambah kata  "sayang"  itu saat memanggil anak-anak Earth..heheheheh....kesetrum latah ternyata.  Dan efeknya ? 
Mau tauuuu ? 
Beneran mau tauuuu????  
Coba aja sendiri,.......aha aha aha  :))

 

Selasa, Desember 20

Life begin at...?????

Kapan sebenarnya dimulainya hidup itu ? Apa saat bayi menghirup udara setelah keluar dari rahim ibunya ? Yeaaahh.. betul..!! Secara harafiah memang. Tetapi Earth maksud adalah kapan sebenarnya hidup itu dimulai dalam arti manusia merasakan hidupnya, atau saat manusia benar-benar menyadari bahwa dia benar-benar hidup. Hidup yang sesungguhnya.

Banyak lelucon yang menyatakan : " Life begin at 18" ,yaitu saat pemuda atau pemudi di Amrik sono harus keluar dari rumah orangtuanya, dan berani tinggal di apartmen atau kost lah kalo di Indonesia. Sekolah dengan melakukan part time job. Mereka akan berusaha mencari uang dari kerja sampingan. Dan a bad habbit nya adalah, saat 18 tahun itu mereka mulai have a sex with their lover.
Tapi ada lelucon juga yang kedua (... Earth lebih suka mengatakan lelucon daripada pepatah ataupun jargon), yaitu Life begin at 40, dan kek nya orang Indonesia lebih banyak menganut lelucon ini. saat umur 40 tahun itulah mereka mulai merasakan hidup. Hidup lebih bermanfaat atau hidup lebih merusak. Bermanfaat atau merusak, dua-duanya ditujukan kepada orang lain dan kepada diri sendiri. Tinggal mereka mau memilih lebih merasa hidup dengan yang mana. Dan lelucon ketiga jelas, yaitu "Hidup adalah pilihan" akan mengikuti lelucon yang kedua.

Dan kapan Earth merasakan hidup? Walaupun saat umur 18 tahun Earth sempat dinyanyiin lagunya Skid Row yang 18 and Life oleh beberapa kawan gondrong dari Seni Rupa UNS dulu, tapi Earth tak merasakan perubahan yang mendasar. Dan sekarang pun Earth belum berumur 40 tahun juga. Tapi sepertinya banyak hal yang merubah pandangan Earth saat ini. Sepertinya sebelum masuk Kudus, Earth banyak banget melakukan hal-hal bodoh, berpikiran bodoh dan berlaku bodoh. Dan sekarang apakah tidak ? Entahlah. Tapi Earth merasa pemahaman Earth akan sesuatu banyak sekali berubah. Tingkah laku, ucapan, dan kesombongan..rasanya mulai berubah. Kecuali aliran musik masih sama.. aha aha aha...mungkin lebih parah sekarang malahan. I like to hear some noise in the music.. yg banyak growrl nya atau lengkingan gitar terdistorsi... hehehehehe.. Musik yang banyak dihindari cewek. :D   Seperti saat ini, ada Dream Theater, my fav progressive metal band sedang mengiringi otak yang sedang berpikir mengolah kata.

Back to topic. Yap,..what was happened in the past, what have I done, before here.. was too bad, I thought!! Sepertinya Earth dulu sombooonng sekali. Baik perkataan ataupun perbuatan. Kesombongan atas anak2 dan suami yang Earth miliki, sombong atas kemampuan, sombong atas materi maybe (padahal Earth punya apa sih dulu). Sepertinmya banyak  sekali kesombongan dan jumawa-jumawa yang keluar dari dalam diri. Aaahhh....kalau boleh mengulang hidup, seperti film yang berjudul "17 again" ........pingin bisa membalik semua kata dan laku. Dan meminta maaf atas semuanya. (Dan saat ini, Earth pingiiinn sekali teman2 lama Earth ada yang baca tulisan ini, dan mereka tahu bahwa Earth menyesal, sangat menyesal..ingin rasanya meminta maaf pada semua orang .... and how in the past I was just a foolish girl/woman).. :((

Berada jauh dari keluarga (my sons and husband) as a Long Distance Family ternyata banyak membawa hikmah. Sedih ? of course, gak usah ditanya itu mah. In this ages. Earth feels alive..very much alive... To be a different personal, in mind and in an attitude. Walaupun saat marah menyerang karena tak memperoleh seperti harapan yang ingin diperoleh, kadang masih ingin memaki dan juga masih suka merasa dongkol, tapi cara me'manage'nya sudah mulai berubah. Seperti menahan diri, berpikir dulu sebelum berucap, banyak mendengarkan daripada banyak berkata.. Dan menjadi pendiam ? nop..that's not me. Hanya melakukan improvisasi saja saat bergosip dengan emak-emak lain yang menceritakan anak2 mereka atau sesuatu yang berkaitan dengan diri mereka.

Tetapi ada hal yang sangat berubah pula. Semangat. Dahulu semangat itu rasanya tak meledak-ledak seperti sekarang. Dahulu sejak SD sampai kuliah paling tak suka masuk suatu organisasi. Tetapi entah kenapa semangat Earth saat ini serasa membludak. Ingin masuk ke organisasi-organisasi yang berkaitan dengan anak-anak, melakukan sesuatu yang kadang beyond our mind seperti mendekati anak-anak jalanan dan lain-lain. Apakah ini bentuk kesombongan lain dari Earth? I hope not. Earth pingin melakukan sesuatu yang beda, atau mungkin karena kesibukan di Kudus seperti mengurus anak dan suami tak dilakukan lagi? Hmmm...secara langsung memang tidak, karena Earth mengurus mereka melalui telepon, mulai dari hal kecil seperti menu makan sampai ke hal yang penting yang berkaitan dengan sekolah mereka. Long Distance Familiy tak harus membuat kita meninggalkan kebiasaan-kebiasaan yang biasa kita lakukan dirumah. By order with your telephone you can do it!!! Tapi langkah Earth pun terbatas untuk semangat yang seakan tak ada habisnya ini. Mencari teman sejiwa ataupun kendala waktu. Weekend adalah hari keluarga, tanpa bisa direvisi dengan alasan apapun. terkadang melibatkan anggota keluarga adalah opsi yang bisa dipilih tapi tak terlalu bisa dijalankan pula. Rasanya Earth ingin membayar semua waktu yang terenggut dari suami dan anak, saat weekend itu, dimana seharusnya Earth ada disamping mereka. 

Yaaaa.. setiap orang akan mengalami saat-saat dimana dia merasa hidup. Dan saat itu terjadi berarti Life running well....kehidupan berjalan dengan baik. Dan ketika saat-saat itu datang, semoga kita masih sempat menyadarinya. Berkawan dengan kesusahan dan kesedihan, menikmati kegembiraan dan kebahagiaaan, dan membaginya dengan sesama. Cara yang mudah adalah dengan menarik bibir atas dan bawah kesamping kiri kanan saat kita menikmati semuanya. Dan sepertinya menulis ini adalah bentuk kesombongan lain dari Earth. Karena Earth bukanlah manusia setengah dewa. Earth adalah manusia sombong yang tak tahu diri.

Dan bumi pun berputar.    





Selasa, November 15

Filosofi Kulit Kacang

Kacang..kacang..kacang bawang goreng..garing..garing...hmmm..tawaran kacang saat naik bus tentu saja pernah kita jumpai.  Sama saat Earth naek bus ke Kudus dari Semarang. Pernah juga pas di bus saat dari Sukoharjo ke Solo, saat istirahat kantor nyempatin nengok ortu kala itu, dan ada tawaran kacang rebus. Saat itu tak tertarik untuk makan kacang rebus, tapi Earth kasian sama penjualnya, ya udah, Earth beli aja semua, hihihihi....tak bawa ke kantor, sapa tau temen-temen di kantor mau nyemil saat ngetik data...hehehehh..dan ternyata memang laku. Tapi jangan tawarkan kacang pada my lil son, mas cilik Earth..halah...bisa teriak dia, marah-marah....dan akhirnya nangis. Entah kenapa si mas cilik itu takut bener sama kacang, semua jenis kacang, padahal juga Earth sama anggota keluarga gak pernah nakut-nakutin dia sama benda bernama kacang itu. Pernah saat arisan keluarga, Earth 'nyuguhin' kacang rebus, nah..semua keponakan pada main game di kamar kakak saat arisan berlangsung, dan semua makan kacang, dan tentu saja anak-anak membuang kulitnya sembarangan, sehingga kamar kakak banyak kulit kacang bertebaran. Si adik teriak-teriak, marah dan menangis, dan dan tidak memperbolehkan ada arisan keluarga lagi... hahahahahaha..begitulah!!!

Hmmm, kacang... nah, kenapa si adik takut sama kacang? kata adik, kulit kacang tanah itu menjijikkan, dan bau kacang rebus 'nggilani'. Dan akhirnya dia mengeneralisasi semua kacang adalah menjijikkan. Entah kacang atom, kacang goreng, pokoknya semua kacang adalah menjijikkan bagi dia. Waduh..!!
Sebenarnya Earth sudah menjelaskan. "Coba dulu, Ci,.enak deh", Kata Earth. Tapi tetep gelengan kepala yang Earth dapatkan. Jadi setiap ada anggota keluarga yang makan kacang, tak boleh mendekatinya, kecuali sudah cuci tangan, gosok gigi, atau minimal harus sudah minum dulu. Halah....!!!

Ada beberapa istilah yang berkaitan dengan kacang yang kita tau, misal :   " Bagai kacang lupa kulitnya ".  Dan tentu saja semua orang tau apa makna peribahasa diatas. Tetapi apa yang berlaku pada my lil son tak ada kaitannya dengan ungkapan diatas, tetapi sikap dia yang sudah mengeneralisasi bahwa semua kacang adalah menjijikkan, pada dasarnya menakutkan pula, bila hal itu berlaku pada sikap kita saat menilai seseorang. Saat kita tak  'sreg'  pada seseorang, mungkin cara dia berpakaian, kemudian kita mengeneralisir atas semua yang 'orang' itu lakukan, yang dia kerjakan adalah buruk dan menjijikkan dimata kita. Waaah..berabe tuh..!! Dan kemudian jika kita mempunyai sikap seperti itu pada orang lain, kita akan diprotes dengan ungkapan seperti ini : " Don't judge the book by Its cover " . Nah lo..!!! 


Dan tentu saja banyak orang akan mengangguk-angguk tanda setuju atas ungkapan diatas. Sama juga dengan Earth, walaupun belum tentu Earth menerapkan ungkapan itu. Hati orang sapa yang tau sih? Apa ada yang tau kalo sebenernya Earth dengki sama orang tertentu yang tidak Earth ungkapin, dan Earth mengeneralisasi semua tingkah laku atau apapun hasil kerja orang itu pasti buruk dimata Earth. Hahahahah...begitulah, jangan terlalu percaya dengan anggukan tanda setuju dari orang lain. Tapi liat saat si pengangguk itu merefleksikannya dalam kehidupan nyatanya. 


Kacang mungkin tak berarti dan menjijikkan saat orang belum memaknai fungsi dan manfaatnya. Tapi saat semua mendapatkan manfaatnya, baru kacang memiliki fungsinya. Saat my lil son merasa jijik itu, dia belum memahami fungsi dan kebaikan kacang, dan tak akan memahaminya karena dia tak mau mencobanya. Mungkin saja saat dewasa kelak, pemikirannya akan berubah. Hmmm...semoga saja. Tapi kita juga tak bisa memaksakan suatu pemahaman kepada orang lain, walaupun dia anak kita sendiri. 


Nah, beberapa hari yang lalu, Earth membaca suatu buku yang lumayan lama,..hihihi..telat bacanya, yaitu buku karangan Alison Hoover Bartlett, "The Man Who Loved Books Too Much". Hehehe, telat banget kan, padahal buku itu udah ngendon lama di daftar buku bacaan Earth, bahkan sempat dipinjam temen juga. Dan saat temen itu mengembalikan, baru nyadar kalo buku itu malah belum sempat kebaca Earth..ealaaaahhh...!!


Nah, di buku itu ungkapan  "Don't judge The Books by Its cover"  buyaar dah. Jadi ungkapan itu kan berarti (kalo gak salah lho yaa...heheheh), kita harus liat isi suatu buku dan jangan menghakimi suatu buku baru dengan melihat sampul depannya saja. Means, kita jangan menghakimi orang dengan melihat tampang atau penampilan seseorang, tetapi melihat apa yang dia karyakan, pikiran atau kemampuan dari orang tersebut.  Nah, di buku yang Earth baca itu, ada ungkapan baru, "Jangan menilai buku dari isinya". Hahahahahhaha...tetapi sebenarnya itu bukan ungkapan, itu adalah lelucon dari para kolektor buku-buku antik, yang suka berburu buku-buku yang langka (walaupun definisi kelangkaan buku itu oleh para kolektor mempunyai definisi yang berbeda-beda).  Kecintaan mereka berburu buku bahkan kalau perlu menjadi pencuri buku adalah bukan terhadap isi buku itu, tetapi fakta bahwa pencarian tanpa henti buku-buku itu dapat berlangsung selama berabad-abad, dan kecintaan pada buku adalah pada ketebalannya, halamannya yang berpinggiran kasar, keindahan cetakannya, sampul kulitnya yang terbuat dari linen atau kulit, dan bau kertasnya. So, filosofi kulit kacang ataupun ungkapan Don't Judge the Books by It's cover jangan pernah kalian sampaikan kepada para kolektor pemburu buku antik yaaa..hahahaha.


Jadiiii....apapun makna kita pada suatu benda atau kejijikan kita pada seseorang, semoga tidak mempengaruhi penilaian kita pada benda atau seseorang itu. Walaupun unsur subjektifitas penilaian tetap tak pernah secara murni kita hilangkan. Sebenarnya itu normal dan sah, asal tak terlalu berlebihan. Kayaknya begitu deh..heheheheh...
Salam kacang......!!!

Kamis, November 3

I need a Trigger, Pal...!!!

It's rain..my November Rain...terlihat di balik jendela kaca kantor, dilantai 2, dengan view pohon-pohon tinggi..entah pohon apa..Earth bilang, ruangan Earth ini kalo di hotel adalah suite room......hujan begitu indah terlihat, apalagi ditelinga terpasang head set dan terdengar Sounds of A Playground Fading nya In Flames..waaahhh...saat itu Earth ingin menikmati rasa yang campur aduk gak keruan...

Lama tak menulis, pingin nulis..tapi tak ada ide..otak kosong, bagai kulit kacang polong yang ompong. Tak ada isinya. Beberapa kawan mengingatkan, tapi otak tetap tak merespon. Ooohh...I need a trigger..!!!!
 
Hidup rasanya stuck..tak berjalan semestinya. Beberapa hari yang lalu banyak sekali yang harus dikerjakan di kantor. Dan kebetulan semuanya adalah kerjaan ad hoc. Dan semua even sudah terlampaui..
Nowwwww..., I Need A Trigger..!!!

Whaaaa...rasanya memang harus mulai jalan-jalan lagi nii. It means melihat kehidupan. Seperti kemarin beberapa hari yang lalu, saat mencari makan siang..hmmm, ngidam Rujak cingur. Di suatu warung, saat menunggu rujak cingur nya di buat, 2 anak kecil jalanan mendatangi warung itu. Sepertinya mereka kakak adik. Si kakak perempuan mungkin kelas 4 atau 5 SD, sedang adiknya laki-laki, mungkin kelas 3 SD. Mereka hendak membeli minuman, es teh. Dengan uang receh hasil jerih mengamen siang itu. Earth tanya," Hmmm.., kalian tak sekolah?" 
" Sudah pulang," Jawab si anak perempuan, si kakak.
" Hmm..trus ini kok di jalan, kok gak main dirumah aja? apa kalian disuruh ibu kalian?, " Earth masih melanjutkan pertanyaaan, walau terlihat si anak perempuan tadi agak acuh tak acuh terhadap Earth.
" Enggak," Jawabnya.
" Enak dapat uang jajan," Lanjutnya.
Hmmm.....rupanya mereka memang menikmati mejadi peminta-minta di jalan karena uangnya dapat dipakai mereka buat jajan. Tapi sebenarnya Earth tak yakin dengan jawaban anak perempuan itu. Entahlah.

Begitu banyak anak-anak jalanan di negeri kita. Beberapa teman juga sedang membahas tentang Punker's yang sudah lari dari kiblat awalnya. Yaaaa... begitu banyak orang meyakini apa yang mereka yakini, bahkan anak kecil sekalipun sudah menentukan jalan hidupnya. Kemarin, saat dapat tugas memberikan inspirasi pagi di kantor, Earth pilih topik "Hidup adalah Pilihan" dari Resonansi Jiwa. Apa yang Earth jalani, apa yang anak-anak pengamen itu jalani, apa yang Punker's jalani..semua adalah pilihan. Mau tidak mau. Tetapi menurut Earth, apa yang kita jalani itu dapat pula kita rubah. Seperti DNA yang selama ini kita yakini sudah ada sejak kita lahir dan bersifat turun temurun, ternyata DNA pun bisa berubah. Dan pilihan atas hidup kita pada awal kita pilih pun bisa kita rubah setiap saat. Saat ini mungkin Earth masih memilih bekerja, bisa jadi besok sudah tidak lagi. 

Saat stuck begini..Earth mulai mempertanyakan lagi jalan hidup yang menjadi pilihan Earth. Aaahhhh..., I do...I do..... I  DO  NEED A TRIGGER...!!!! 

Rabu, September 14

Tak berarti ..??? aaahhh..tidaaakkk...., jangaaaann..!!!!

Saat ada kawan lama sempat bercerita, bahwa beberapa hari dia merasa Meaningless.....ooh no,...no...no.......tidaaakkk...jangaaaann....

Tidak, jangan, jangan pernah merasa "tak berarti"...jangan seperti Earth yang beberapa kali juga sempat merasakan "Meaningless" ini. Bahkan untuk bergerak pun rasanya susah..bernafas juga terasa sesak...dan airmata ? halah..cewek mah...seember-ember kalo mo dikumpulin. Dan kalau itu kita biarkan maka akan menumpuk dan pada saat tertentu : Dhuaaaarrr.....yeaaahh..meledak deh kompornya. Dan itu terjadi biasanya saat Earth masuk kantor baru, lingkungan baru, yang hampir semua orang tak Earth kenal. Jauh sebelum masuk kantor yang sekarang. Dan setelah belajar dari sedikit pengalaman..cieee...(kumat dah sok-sok an nya)..., saat Earth mulai masuk lingkungan lain, ya jadi lebih siap. Walopun tanpa kawan, dan alhamdulillah..tertatih-tatih tapi tetap masih bertahan..hahahhaha. 

Tapi duluuu ....??? hmmmm...
Earth selalu heran ketika orang lain memperlakukan seseorang tamu atau penghuni baru bak orang lain. Earth rasa berkawan dengan siapa saja harusnya tak ada masalah..entah dia ber agama apa (karena masalah agama menurut Earth cukup pelik di Indonesia ini, entah orang-orang mau mengakuinya atau tidak), cara berpakaian ataupun selera makan. Begitu kawan kita merasa kita tak masuk dalam kriteria orang yang harusnya diajak berkawan, maka kita pun tak diajak berkawan oleh mereka. Wahh...Earth pikir hebat kali ni orang, bisa memilah-milah orang yang menurut mereka, ini lho orang yg baik yang pantas diajak berkawan, sedangkan yang ini tak pantas....hmmm..too bad.. stupid mind.  Dan saat itulah Earth merasa "tak berarti"...merasa seperti tak pantas duduk disitu..aaahhh..mereka kan belum kenal Earth..dan kek nya Earth tak buruk-buruk amat jadi manusia, apalagi wajah Earth..cantik kok, hehehe, lha iya kan, cewek kan gak ganteng. 


Nah, kawan lama Earth ini kalau di kantor dia 'merasa' seakan-akan tidak melakukan apa-apa. Padahal dia melakukan apa-apa juga lho,.... Ya iyalah, memberi instruksi ke anak buah, bergerak, berpendapat, bahkan absen..hihihi..itu kan doin' something...ya kan? Tapi Earth rasa, maksud kawan tuh, maksudnya mungkin dia merasa 'tak berarti' karena tak melakukan sesuatu perubahan, karena melakukan sesuatu yang monoton, yg biasa dilakukan baik di kantor maupun di rumah. Mungkiiinnn tapinya,...sapa tau salah,..maaf ya kawanku!!


Yeah..saat kita merasa Meaningless inilah, sebelum memuncak dan menyebabkan kita jadi gak optimis lagi, jadi lemes, jadi lembek kayak bubur ayam yang di campur-campur kecap, saos, sambel, dan kerupuk yg udah kucel kena kuahnya, sehingga tak berupa menjadi sesuatu yg menggugah selera makan kita....(karena Earth selalu heran melihat orang makan bubur ayam diaduk-aduk gak keruan...iiih)....Yaaa...begitulah...seperti itulah wajah kita saat itu. Hueeks dah pokoknya. Nah..ayo kita balik sekarang....menuju titik balik yang kita inginkan. Kita format ulang hidup kita. Kita bikin life lines kita berbeda. Doin' something in different way. Lakukan aja yang ingin kita lakukan....tapi yaa jangan trus tau-tau pingin mencuri mobil orang... hehehehh...You know what I means about that 'different way'....ayooo..kita lakukan perubahan... atau kata si Power Rangers : SAATNYA,.............BERUBAH..!!!.

Jangan berdiri disatu tempat. Jangan Stagnan!!! lakukan perubahan walaupun kecil. Apapun itu. Sapa tau les piano bisa bikin kita hidup ..hihihihihi... walaupun sebelumnya itu beyond our mind...(aaah Earth jadi pingin les gitar, mo nyaingin Eci my lil son..aha aha aha). Cari guru gitar yg cakep aah.....sedikit gondrong..(idih)....hehehehe... Maksud Earth, lakukan sesuatu yg bisa membuat kita hidup. Sapa tau ada yg suka bersedekah tapi kebanyakan mikir jadi jarang bersedekah, nah sekarang saatnya ngosongin kantong...kantong sedikit berkurang isinya toh tak bikin yg punya kantong mati kelaparan juga. Yang dulu hobi baca trus setelah berkeluarga jadi males baca, sapa tau bisa dihidupin lagi minat bacanya. Membaca itu asiik lho..bisa bikin kita  mengkhayal-khayal gila..hahahahah. Karena 'mind' kita berkembang, juga ide gila kita juga bisa berkembang dari buku yang kita baca. Atau berkebun kalo punya tanah kosong berhektar-hektar..(tuan tanah dong)..ya tapi kalo malas berkebun, ngobrol sama tukang kebunnya, atau sama petani di sawah-sawah. Buat yang biasa naik mobil ber-AC, sekali-kali dong ngejar angkot atau bis, kalo perlu nyopirin sopir angkotnya..hihihi...


life isn't about finding yourself.. It's about (Creating) yourself

Begitulah, kenapa kita buat life lines kita bak robot? hidup yang bordered? bangun pagi, sarapan, ke kantor, duduk, ngasih perintah, istirahat siang, kerja lagi trus pulang...bah...sekali-kali pas ngantor main ke seksi lain, ngobrol ma temen lain, atawa ngobrol ma OB, CS, Satpam....sapa tau banyak pelajaran bisa dipetik disela-sela ngobrol itu...trus sapa tau tercetus ide buat ngadain acara sama mereka, bagi buku bacaan gratis, ngajak ngopi dan makan siang mereka...anything laaah....tapi yo jangan lama-lama ngobrolnya..njur kerjanya kapan...ketahuan CCTV berabe pulak nanti.... hmm..maksudnya, biar nanti pas lebaran dapat ucapan selamat lebaran dari mereka. Kalo' sms dari teman sejawat atau teman seangkatan, saudara, tetangga..itu mah biasa. Hehehe, tapi dapat sms lebaran dari sopir travel, dari OB yg dulu ada dikantor lama, juga dari satpam yang duluuu pernah ketemu, baru itu luar biasa...berarti jejak kita belum terhapus debu jalanan. Atau, bisa juga main hujan-hujan pas tau-tau hujan turun tak disangka-sangka....jangan salah, itu termasuk life journey juga lho.....qqqqqq.... 


Well, walaupun kadang Meaningless itu juga tau-tau bisa saja muncul. Tapi ya emang begitulah..kadang hujan, kadang gersang, kadang badai, kadang angin topan, dan aaahhh...sejuknya kalau pas ada angin sepoi-sepoi... Trus gimana dong ? hmmm..Earth mah kalo pingin nangis, ya nangis aja, pingin ketawa ya ketawa. Pingin menari ? kalo itu mah nanti dulu, pas sendiri gak pa-pa..tapi kalo di kantor bisa berabe..pokoknya ayoo kita hidupkan life lines kita biar "murup" alias hidup.  

Sama saat kau bilang : Life just more than This, kawan...yap..jadikan hidupmu lebih hidup...(jadi kek iklan malahan)...bah terserah lah, what ever gituloohh... yang jelas ayo bergerak... gak mau aaah kalo cuman segitu doang kualitas hidup kita... ih,jadi pingin nengok ke anak2 buat nyebar buku lagi..ada yg mau ikut tidaaak ??? waaahhh......musti ketemu dedengkotnya Nebulakidz niii..heheheheh. Hmm..dan apakah hidup Earth sudah berkualitas karena berani nulis yang kayak gini? yaaaaa.....meneketehe.. itu mah urusan Yang Diatas...cuman, kalo bisa optimis, kenapa harus pesimis?

".......dan perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata" (WS Rendra)
aduuuhhh....susaaahhhh....Earth tak seoptimis itu ternyata.... :(
trus ? aaaahhhh.....


Jangan, jangan...hentikan hujan hari ini
menarilah bersama angin
rasakan  panasnya matahari

dan tenggelam lah bersama bumi  

(earth) 




Rabu, Agustus 24

The Sweetest Thought Of Death

Kenapa jadi pingin cerita tentang kematian ? Hmmmm.......
Death, means the time at which life ends. Dalam beberapa agama samawi, ada kehidupan setelah kematian. Lhah..definisi diatas jadi salah dong? hehehehe...Entahlah...

Kematian tiba-tiba mampir ke otak, saat mau liburan lebaran yg sembilan hari, nyempatin salam-salam an dulu dg beberapa kawan, dan saat Earth bilang, maafin earth yaaa..sapa tau setelah 9 hari gak ketemu atau malah gak ketemu sama sekali....heheheh..dan : Ih, jawab temen-temenku saat itu.... kata mereka, Earth bilang sesuatu yang mengerikan.

Dan alhamdulillah setelah 9 hari libur, Earth masih diberi kesempatan untuk berjumpa temen2 yang dulu sudah disalamin, dan sekarang bersalaman lagi untuk mengucapkan Minal aidzin wal faiidzin...Tapi tidak dengan istri seorang pedangdut Indonesia, yang tak dapat bertemu suami dan saudaranya lagi setelah 9 hari libur lebaran. Yup, begitu banyak kematian ada disekeliling kita, dan saat itu datang pada seseorang yang kita tahu atau kenal, kita akan terhenyak saat itu pula. Padahal itu juga berlaku pada kita.

Earth bukan orang yang benar-benar mengerti agama secara kaffah (walaupun sebenarnya mau banget belajar), and of course I'm not a good preacher,... sehingga tak tahu cara berdo'a yang baik.. dan apakah diperbolehkan meminta untuk hidup lebih lama. terkadang dalam do'a, Earth selalu meminta semoga diijinkan oleh Alloh untuk melihat my sons growing up..menimang cucu-cucu mereka kelak, dan berdo'a semoga titipan Nya (my sons) masih diijinkan untuk Earth asuh dan Di Pindah Bukukan kepemilikannya sementara ke Earth, sampai kelak mereka sudah kuat dan siap untuk menjalani lakon kehidupan mereka sendiri..dan akhirnya Earth mati secara husnul khotimah.....Amien Ya Robbal alamin.

Tapi do'a yang Earth panjatkan itu mengandung konsekuensi yang besar..sangat besaaar.. Dan apakah itu? Menurut Earth adalah, Earth harus meningkatkan kualitas "second life" dari hasil meminta-minta pada Tuhan itu. Masak masih sama, kalo' do'a kita dikabulkan.. lha bekal kita nanti di "another life" apa coba? Tapi itu semua usaha, yang menentukan kualitas kita sudah meningkat ke titik equlibrium, bukan kita yang menentukan,..tapi orang lain. Yap,..yang mengukur baju kita tetap tukang jahit dan orang lain.. kita tak bisa mengukur ukuran baju kita sendiri, tapi menghafal ukuran baju baru bisa. Setelah diukur oleh si tukang jahit atau orang lain yang kita minta tolong untuk mengukurnya, kita tahu ukuran pinggang kita, panjang lengan baju kita, panjang ukuran celana kita..dan kita bisa menghafalnya.. apakah suatu saat melebar atau mengecil. Tergantung berapa banyak asupan makanan yang kau masukkan kedalam mulut. Itu analog nya menurut Earth loh.. jadi jangan protes kalo analog nya salah.. wong Earth juga cuman ngawur...heheheheh...

Saat kemarin ada seorang anak bernama Andhika Muhammad, anak berumur 12 tahun tinggal di Desa Tawangsari Sukoharjo-Solo, yang ususnya harus berada diluar perutnya setelah dioperasi 3 kali...dan alhamdulillah earth sempat menengoknya walopun Earth sendiri tak kenal Dika..... dan harus sembunyi-sembunyi ke Dika supaya gak keliatan kalo Earth nangis liat dia. Saat itu Dika bertelanjang karena sejak sakit baju tak bisa dipakaikan ke tubuhnya dengan tubuh begitu kurus..tinggal tulang....(padahal foto Dika sebelum sakit begitu gemuk dan tampan),...dengan usus yang selalu mengeluarkan makanan yang dia telan, seakan-akan makanan hanya numpang mampir sebentar. melihat kondisi Dika, kita tentu mengira umur Dika tak akan bertahan lama. Tapi siapa yang tahu ? Malah istri seorang artis yang segar bugar lebih dulu dipanggil Nya, padahal Dika sakit juga sudah lama. Dan salahkan Earth saat itu memohon pada Tuhan Earth, kalo memang Yang Kuasa berkehendak menyembuhkan Dika, semoga dimudahkan karena orangtuanya begitu miskin, sedangkan Albumin sebotol kecil yang sangat diperlukan Dika harganya mencapai 2 juta lebih. Tetapi kalo Yang Diatas berkehendak memiliki Dika lagi, semoga Tuhan mencepatkan pertemuan itu tanpa Dika merasa sakit......aahh, saat itulah Earth memohon Kematian untuk Dika,...dan terlihatlah betapa egoisnya Earth, yaa...sementara kita meminta untuk panjang umur, dan pada saat yang sama kita memohonkan kematian bagi orang lain. Astogfirulloh.. hanya Alloh yang Maha Tahu apa yang ada di hati kita dan maksud kita sesungguhnya.

Dan beberapa hari lalu juga mendapat kabar, ada seorang teman yang juga mengidap sakit kanker prostat yang harus segera dioperasi. Kita tak akan pernah tahu kapan nyawa akan lepas dari badan. Saat hiduplah, kita memohon untuk diberi kesehatan dan keselamatan. Dan saat yang sama itulah kita sering lupa bersyukur, bahwa sampai hari ini kita diselamatkan dan diberi nafas. Astogfirulloh.

Lihatlah teman-teman kita yang terbaring lemah, berusaha untuk membuat semangat dari dalam diri mereka sendiri... Aaahh..jadi ingat mata Dika lagi..yang sering nanar melihat ke perutnya, melihat ususnya mengeluarkan kotoran, dan ibunya yang penuh kasih membersihkannya. Subhanalloh, kasih sayang seorang Ibu. Disini Earth berterima kasih banyak kepada beberapa teman-temang yang mengikhlaskan sedikit rejekinya untuk Andika. Hanya Tuhan kalian yang akan membalas kebaikan kalian, kawan!!

Karena Earth adalah muslim dan Earth sangat sangat sangat percaya pada Al Qur'an sebagai penunjuk jalan..now let see beberapa ayat dari Al Qur'an yang merujuk atas indahnya kematian..chek it out :
"Sesungguhnya negeri akhirat itu adalah al-hayawan, kehidupan yang sesungguhnya" (QS Al-Ankabut (29) : 64 )
"Sesungguhnya akhirat itu lebih baik untukmu daripada dunia" (QS Ad-Duhaa (93) : 4 ) 
"Setiap jiwa akan merasakan kematian" (QS Ali Imran (3) : 183 )
"Sesungguhnya orang-orang yang menyatakan bahwa Tuhan kami ialah Allah, kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan), 'Janganlah kamu merasa takut dan jangan pula bersedih, serta bergembiralah dengan surga yang dijanjikan Allah kepada kamu.' " (QS Fussilat (41) : 30) 

dan ini kawan, QS Al-Jumu'ah (62) : 8
Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan".

Dan mungkin suatu hari kelak kita akan menyambut gembira teman kita Izrail, mengajaknya berkawan atau mengajaknya menari bersama ...dan semoga tampilan teman kita itu tak seperti ini ------------>