Life is too short to wake up in the morning with regrets. So, love the people who treat you right. Forget about the ones who don't, and believe that everything happens for a reason. If you get a change, take it. If it changes your life, let it. Fight your day with your heart, get win and never surrender for what you believed. Always spread love, always thankfull for what God gives to us. Remember, no body said it would be easy. They just promised it would be worth it.



Jumat, September 20

Mudah??....Tentu tidak, kawan!!!


Keluhan........keluhan......keluhan. Oooh...how I need a shoulder to cry on. Aku butuh ember untuk bebeberapa muntahan yang membuatku mual....... And I started to yell, loudly.........


Beberapa hari yang lalu, saya merasa tidak kompeten,baik dalam pekerjaan ataupun dalam pengetahuan yang saya miliki. Entah kenapa. Tidak ada rasa percaya diri. Stagnan. Beberapa hal, seem not going well, I though. Dan itu berarti saat-saat saya merasa tdak yakin atas semua kemampuan saya.


Well saat saya membaca bukunya Erbe Sentanu, "The science and miracle of zona ikhlas, Aplikasi Tehnologi Kekuatan Hati", saya memang lebih merasa adem, lebih tenang, karena sesungguhnya Alloh adalah Sang Great Design. Pengatur alam semesta, dan harusnya rancangannya tidak perlu diragukan lagi, atas life lines kita. Tetapi walaupun demikian, ajaran ikhlas dan pasrah, kitapun harusnya menyeimbangkannya dengan ajaran lain, yaitu berusaha dan berdoa. Karena memang hidup harus seimbang, to be balance.

Saya yakin seratus persen, apa yang teralami kemarin, pasti pernah dirasakan orang lain pula. Sering saat itu terjadi, keinginan untuk mengeluh, curhat, curcol, atau apalah sebutannya, kepingin saya lakukan. Tapi pada saat moment ingin mengeluh itu, kebetulan tak kutemukan ember untuk menampung muntahan. Disaat yang sama, orang yang paling dekat adalah pasangan kita, means, husband or wife, jika sudah berkeluarga, atau sahabat dekat, teman, rekan, tetangga, siapapun itu yang kita anggap kita sangat dekat dengannya, ternyata mungkin sedang dalam masa-masa sulit pula, atau dalam kondisi yang tidak memungkinkan untuk menyodorkan bahu mereka ke kita. So, what must we have to do?

Hmmm......saat situasi sedang tidak baik tersebut, jalan satu-satunya adalah healing by myself.... DIY...do it by yourself......mudah?? tentu saja tidak. Kenapa tidak mudah? karena fitrah manusia adalah mengedepankan egonya. Saat sesuatu tak berpihak padanya, maka ego itu akan muncul secara alami. Mengeluh, menyalahkan keadaan, marah, memaki atau ujungnya pasrah tanpa usaha.

Dan apakah saya termasuk manusia super yang mudah healing by myself?? tidak.....jelas jawabnya tidak. Saat itu, saya hanya berusaha memasrahkan diri padaNya. Karena saya muslim, biasanya dengan sholat atau mengaji, akan sangat membantu menenangkan diri. Sialnya saat itu sedang haram sholat....jadi mungkin karena hormon sedang berubah, efeknya perasaan marah lebih mendominasi dan menyalahkan teman-teman yang saya anggap dekat dan mereka seakan-akan lupa akan keberadaan kita. Heeeeeeeehhhhh.....

Saya harus menyadari tidak boleh memaksa teman-teman saya untuk menerima semua keluhan atas masalah kita, tentu tidak. Lha njuur piye?? Entahlah, bingung juga saat itu. Tapi sesaat teringat akan yel-yel jantung sehat, senam yang mulai saya biasakan di perumahan, walaupun pesertanya baru beberapa ibu-ibu, bahkan belum mencapai sepuluh peserta.... hehehehe....dan tentu saja yang mengajak harus mau jadi volunternya, yang mau nyari gurunya, nyiapin alatnya, ubo rampenyalah, asal guyup dan rukun, dan yang jelas bisa membuat saya beranjak dari tempat tidur pagi-pagi sekali di hari minggu. Oh yeaaah.....

Nah, salah satu yel nya adalah "Hadapi Stres".....yes, bukan "Hindari Stres" tapi hadapi. Ayooo....hadapi Earth!!!....Harus selalu ingat, bahwa Tuhanmu lebih menyukai orang yang berusaha bukan yang hanya pasrah....lha kalau cuman pasrah apa fungsinya doa??? Bukankah doa juga termasuk usaha?? Mudah??? Hanya teori yang mudah, praktek itu susahnya minta ampun. Saat sadar diri, semua perasaan tidak kompeten, tidak berarti, merasa sendiri hanyalah perasaan yang merusak, lebay dst, dsb, dll. Tapi kalau pas tak sadar diri, ya itu menyalahkan keadaan, marah, memaki, tidak terima dst, dsb, dll.

Sementara banyak orang masih memikirkan untuk masih bisa makan agar masih bisa tetap menyambung nyawanya, semua perasaan lebay itu tidak ada artinya. Tapi juga tak bisa serta merta dienyahkan. Apa yang dikatakan orang bahwa semua orang punya masalah, itu benar. Ya begitulah hidup. Hmmm....sayangnya ada  beberapa orang yang merasa masalahnya begitu berat dan memilih suicide sebagai tujuan akhirnya. Well, suicide tersebut hanya jalan tol, jalan bebas tes ke neraka, bagi mereka yang meyakininya adanya surga dan neraka....Masalah di  dunia berakhir tapi tidak di after life......

Membuat diri sendiri tak termenung, cari kesibukan seperti membaca, nonton tipi, nonton film, muter-muter naik motor,..eh BBM mahal yak?....hehehhee.... hanya itu yang bisa saya lakukan....yaaa melakukan aktifitas manusialah, dan saat bosan menyerang, ganti aktifitas lagi, sampai ngantuk dan tertidur. Kalau dikantor???..ambil nafas dalam-dalam kalau serangan datang. Yang jelas, semakin bertambah umur, kita toh tak bisa mengharapkan banyak teman yang siap menyodorkan bahu mereka kepada kita. Mereka semua juga disibukkan dengan berbagai masalah. Bagaimana kalau kita yang sekarang ganti mengambil peran, menyodorkan bahu kita pada mereka. 
Mudah???? 
Oalaaahh....tentu saja tidak, kawan!!!!

Masjid megah di kampung miskin

Hari minggu, jam 10 pagi, me and my 2 tigers udah nyampe di stasiun Maguwo, sedkit berpacu dengan waktu alias mbalap. Do you know what means of 'mbalap'???.....yes, ngebut sodara....hihihihi....karena berangkatnya mepet pet. Hmmm....dan ternyata, tiket kereta ke Solo sudah habiiisss......aaaaahhh.... Harus nunggu 1 jam lagi untuk the next train, dapat tiket, tapi tetep berdiri, and my boys didn't complain at all....keren kalian sayang!!

Yap, saat itu kami sedang dalam misi khusus, melihat tambahan keluarga baru, si mungil Raka, the next generation....wahahahah.... Dan Eci, my lil son so excited, soalnya dia kepingin punya adik lagi...yang sayangnya keinginannya sampai sekarang masih menggantung di awan-awan, nunggu approve dari Yang Maha Memberi Kehidupan... Kalo ingat ini, ingat orang-orang yang susah punya anak dan kontras dengan mereka yang lebih suka membunuh dengan menggugurkan kandungan....hmmm,....

Ternyata kedatangan kami bertiga yang langsung menuju rumah yang juga disambut dengan hujan deras....yup, just three of us, soalnya si ayah sedang menunaikan tugas negara,...halah,...membuat surprise sang eyang kakung, my beloved father. Memang saat itu kami tak beritahukan misi khusus kami...bahkan eyang putri yang masih di toko sedikit marah, karena kami tak mampir ke kiosnya..heheheh..padahal tempatnya kelewatan. Aah, sayangnya Bapak rupanya sedang kambuh jantungnya, yang dada kirinya beberapa hari terasa agak panas. Tubuh tua beliau dan penyakit jantungnya tak menyurutkan kegiatan beliau sehari-hari. Beliau bukan tipe pemalas yang hanya mau duduk-duduk menikmati suasana hari. Sampai kami, putra-putrinya yang mengingatkan beliau untuk lebih sering istirahat, harus menahan sabar. Pasiennya tak pernah mau nurut. Demikian pula dengan eyang putri, juga ada pembengkakan jantung, efek dari darah tinggi, di masa tua beliau, setelah bapak pensiun malah membuka kios di Kawasan Beteng Solo. Kata beliau, beliau tidak mau hanya menadahkan tangan anak-anaknya. Subhanalloh, orang-orang tua yang luar biasa. Yang malu kepada anak-anaknya kalau hanya menjadi peminta-minta di hari tuanya. Sementara di luar sana, di jalan, banyak pengemis dengan tubuh gagah, yang tak mau menjadi pekerja keras dan tak malu meminta-minta.

Setelah kami mengganggu acara tidur siang si Raka kecil, dengan mengulik-uliknya, dan kami culik ke rumah Bapak, sementara ibunya masih tidur... hehehe....sampai adik Earth alias ibunya mengambilnya lagi karena sudah saatnya Raka menyusu, kami diajak oleh Bapak untuk menengok masjid yang dulu pernah kutulis di blog ini sekalian sholat ashar disana. Teman-teman ingat gak yaaa.....Ya, masjid yang dibangun secara swadaya, dengan bantuan dana para donatur yang murah hati (beberapa kawan Earth yang sudah bantu, barakallah yaaa). Yang tukang bangunannya dari dusun itu, yang makan minum tukangnya di masakin ibu-ibu dusun itu, yang salah satu pekerjanya bahkan meninggal sebelum masjid itu selesai karena sakit. Semoga khuznul khotimah, amin. Dan, subhanalloh......luar biasa, masjid itu sekarang sudah jadi, berdiri tegak, kokoh....

Melihat masjid itu, masjid yang megah di tengah perkampungan miskin, sungguh membuat hati bergetar. Betapa siapapun yang terlibat di pembangunan masjid itu, mereka adalah orang-orang yang luar biasa. Beberapa bagian memang harus memanggil ahlinya, seperti tukang gypsum dan gapura. Tapi gotong royong yang dilakukan penduduk dusun itu unbelievable. Dan Bapak, ya Alloh, aku yang lebih muda dari beliau belum tentu bisa mengkoordinir penduduk itu, lari sana sini mempromosikan dan mencari donatur-donatur yang mau mengikhlaskan sedikit rejekinya. Saat itu, beliau bercerita, pernah mengajak seorang kenalan untuk menengok pembangunan masjid itu. Suami istri tamu tersebut, seketika mengeluarkan uang 2 juta untuk membantu. Alhamdulillah. 

Yaaa.....tubuh-tubuh tua dan penyakitan bukan berarti tidak dapat berbuat sesuatu yang berarti buat dirinya sendiri atau bagi orang lain. Dan sekarang, tumpukan batako yang kata Bapak sudah di drop dan akan dikerjakan untuk sebelum romadhon tiba, masih hutang, belum dibayar..dan beliau juga bercerita, saat pembayaran material atau tenaga, dihimbau untuk menyisihkan sedikit dan dikembalikan ke kas masjid, untuk diputar lagi buat beli  material...hahahh..dan hebatnya semua mau dan semua ikhlas....Nah, ini yang baru namanya keren benaran... 

Well, siapapun yang membaca tulisan ini dan berniat menjadi bagian dari orang-orang keren, silahkan hubungi Earth, di email nfr.earth@gmail.com atau DM ke twitter @EmakEarth yaaaaa.....


Tulisan ini buat kalian, my beloved parents, Bapak dan Ibu yang luarbiasa hebatnya......
Bapak, ibu, ...aku bangga, sangat bangga menjadi anak kalian...



Naahh....si eyang kakung yang bersiap-siap mau adzan ashar....we proud of you, bapak...kan kucontoh semangatmu...insyaAllah


Ini foto mushola yang diabadikan dan dipasang di dinding masjid diluar...mushola ini dulu yang biasanya dipakai warga sebagai masjid sebelum masjid baru dibangun

Dan ini adalah kondisi rumah penduduk disekeliling masjid...kampung yang sangat biasa...dengan warga yang luar biasa hebat

Selasa, Februari 26

Ibu Kepala Sekolah Yang Hebat

Lama tak menulis..sayang sekali, awal tahun 2013 belum saya isi dengan tulisan di blog yang keren ini (iya dong keren, harus optimis gituh..hehehe)....Padahal ada janji dalam hati, akan sering menulis. Menulis apa saja. Seperti otak, kalau kita jarang mengasahnya maka akan tumpullah otak kita. Kalau jarang menulis, maka akan semakin sulit buat saya melatih kemampuan untuk menulis. Walaupun mungkin tak terpublikasikan dalam bentuk buku (ngimpiiii kali yeee....) tapi tetep dong, semangatnya jangan pernah padam......uhuuuyyy......  :)

Dan sebelum cerita ini luntur karena musim hujan...maka dengarkan eh bacalah cerita ini, tentang seorang Kepala Sekolah SMP dan petuahnya. Sesaat saya jadi teringat buku cerita Totto Chan, Gadis di Balik Jendela karya Tetsuko Kuroyanagi, yang selain menceritakan tentang Totto Chan anak yang lain dari pada yang lain, juga bercerita tentang seorang Kepala Sekolah yang sangat hebat, yang mempengaruhi Totto Chan dan murid-murid yang lain saat mereka dewasa kelak.

Yup....jadi beginiiii, eh..latah.....kebiasaan ya kalau mulai ngegosip selalu dimulai dengan kata :"jadi begini.." hehehheehe... 
oke,lanjut !!!

Hari Sabtu kemarin, kami selaku orangtua diundang ke SMP si kakak. Dan wajib datang, karena kakak bilang," Ibu, ini penting lho, Ibu harus datang".
Padahal si Eci udah ngeledek si kakak ,"Aah..Ibu paling gak datang,Kak" ...hihihii....karena beberapa kali undangan dari SD nya si Eci, adalah pas hari kerja dan terpaksa harus diwakilkan atau tidak kami wakilkan, karena undangannya hanya tentang komite sekolah..heheheh...saya tidak ikut anggota komite sekolah, jadi saya sepakat saja atas keputusan bersama dari komite sekolahnya si Eci.

Si Ibu Kepala Sekolah ini keren sekali, beliau sudah menjadi Kepala Sekolah di SMP tersebut selama 14 tahun...byuuh..byuuh...lama ya. Hmm..beberapa kali ketemu, dulu saat Kakak kelas VIII, si Ibu ini katanya mau dipindah, dan saat itu saya kepinginnya semoga hal itu tidak terjadi....Kenapa??..karena saya suka kepemimpinan beliau di SMP tersebut. Padahal secara teori, seseorang yang menjabat terlalu lama di satu tempat akan melenakan, karena kekuasaannya jadi kekuasaan mutlak...ih, teorinya siapa itu?. Kayaknya sih begitu, kalauuu....gak salah tapinya.   :)

Beliau ini sangat tegas, tetapi itu semua demi kebaikan murid didiknya. Contoh, saat ada anak yang kecelakaan lalulintas (pakai sepeda motor) di depan sekolah, beliau langsung mengeluarkan surat resmi diketahui Kepolisian bahwa anak didiknya yang belum memiliki SIM tidak boleh mengendarai sepeda motor ke sekolah. Dan itu bukan pengekangan, saya pikir...orang tua pasti setujulah kalau mau mengerti. Juga beberapa kebijakan yang diambil juga positif, misal Beliau sidak sendiri ke tempat game online, setelah tahu ada laporan ada salah satu murud yang tidak masuk beberapa hari,tanpa keterangan, tetapi saat di cek di rumah, orangtuanya bilang kalau anaknya masuk sekolah. Dan benar, si anak itu ketemu di rental game tersebut..hahahhaa. Jadi jangan coba-coba si murid tidak masuk sekolah tanpa ijin di SMP itu.

Nah, undangan kemarin mengajak kerjasama orangtua dan sekolah, agar bersinergi dalam menghadapi Ujian Nasional yang sebentar lagi akan dilaksanakan yaitu pada tanggal 22 April 2013. Orangtua juga harus berperan aktif, tidak boleh mem-pasrahkan sepenuhnya kepada anak (belajar) dan kepada sekolah (pendidik). Menurut beliau, pendidikan yang sebenarnya itu adalah dari orangtua. Kalau itu mah, saya setuju banget. Memang orangtua harus peduli akan pendidikan anak. Tetapi poin penting yang saya sangat tertarik adalah, saat Ibu Kepala sekolah mengajak orangtua untuk berpuasa.

Puasa disini bukan berarti orangtua harus puasa makan dan minum, walau misalkan untuk tirakat atau ikut prihatin demi anak yang sedang ujian nasional, juga bolehlah. Tetapi hakekat puasanya adalah, puasa untuk tidak melakukan tindakan-tindakan atau kegiatan-kegiatan yang mengganggu proses belajar anak dalam menghadapi ujian yang akan datang, dan dapat mengganggu psikologis anak. Baliau meminta, siapapun entah Ibu atau Bapak agar berpuasa bertengkar dihadapan anak. Walaupun mungkin sekarang sedang tidak harmonis hubungan antara suami istri, tetapi dalam 2 bulan ini diminta dengan sangat untuk gencatan senjata dahulu...hihihihihi

Atau kepada orangtua yang mungkin suka bersenang-senang, bahkan contoh ekstrimnya adalah orangtua yang lebay, yang sedang naksir perempuan lain (Beliau mencontohkan Bupati Aceng Fikiri..hehehehe), atau Ibu yang mungkin janda dan sedang dalam masa pedekate untuk mendapatkan suami baru, disuruh berpuasa sejenak dan fokus ke anak. Atau orangtua yang suka jalan-jalan didalam negeri ataupun keluar negeri (horang kayah begitu....hihihihi)....untuk tidak 'mingin-mingini (bahasa indonesia-nya apa ya???...), pokoknya jangan sampai membuat si anak jadi iri dan kepingin jalan-jalan juga.....sebab dalam 2 bulan ini banyak pemantapan materi pelajaran yang harus disiapkan.

Keren yaaaa...apa yang menjadi harapan Ibu Kepala sekolah tersebut. Oya, Beliau juga akan menyediakan sarapan pagi jam 6, sama seperti tahun-tahun sebelumnya untuk murid kelas IX, sebelum ujian nasional dimulai. Bersama-sama, semua, dan wajib. Jadi orangtua diharapkan tidak menyuruh anaknya berpuasa selama ujian untuk ber-ikhtiar atau apalah. Kata Beliau, bagaimana anak-anak bisa berpikir cepat kalau metabolisme tubuhnya terhambat. Hehehe....betul juga ya..... Beliau minta orangtua peduli akan kesehatan dan asupan gizi si anak, memberikan air rebusan kacang hijau untuk stamina, selalu cek kondisi, jangan terlambat walaupun pilek sekalipun. 

Wah wah wah....petuah yang bikin parno juga ya kalau dipikir-pikir. Tapi betul lho, 2 bulan ini adalah penting nya dari 3 tahun belajar mereka. Sebenarnya kasihan juga si anak ya. Tapi sistem pendidikan kita memang seperti itu, harus ada final exam diakhir pendidikan, eh dimana-mana, di negara lain juga sama sepertinya. Pesan Ibu Kepala Sekolah mengajak orangtua itu lebih peduli, bersinergi dengan anak dan dengan pihak sekolah di akhir pendidikan ini sangat penting untuk menjaga konsistensi anak dalam belajar. Jangan sampai orangtua malah akan menurunkan konsistensi anak. Hmmm....

SMP si kakak juga mulai ada program layanan darurat atau maksudnya les tambahan, bagi mereka yang dirasa kurang mampu, dalam mata pelajaran tertentu yang di ujian kan. Jadi tidak wajib diikuti semua, tergantung si anak rendah nilainya di mata pelajaran apa. Layanan darurat juga disediakan pula pada malam hari, mulai jam 7 malam sampai dengan jam 10 malam. Ada jadwal mata pelajaran tertentu, di malam tertentu, dan guru mata pelajaran itu harus menginap di sekolahan selama 2 bulan terakhir, sesuai jadwalnya. Si anak yang menginginkan untuk ikut, gratis, tidak dipungut biaya, kecuali yang menginap di asrama sekolah, karena harus disediakan makan dan minum. Jadi orangtua tidak perlu bingung mencari guru les tambahan selama 2 bulan terakhir. Dan tidak wajib, artinya, silahkan si anak dan orangtua yang menentukan mau mengikuti yang sesi malam, di hari apa dan untuk pelajaran apa. Tidak ikut juga boleh, karena menurut Beliau, kalau si anak sudah bagus cara belajarnya dirumah, itu lebih baik daripada datang setiap malam ke sekolah. Karena selain bosan juga capek. Waaahhh......keren !!!

Dan satu lagi pesan Beliau, untuk anak-anak yang datang ke layanan darurat malam, tidak diperekenankan datang sendiri apalagi naik motor, harus diantar dan dijemput orangtua. Karena Beliau takut, nanti si anak malah tidak pulang kerumah tapi pergi main dulu, atau malah nyungsep di sawah alias jatuh dari motor.....haahahahhaaa.....

Kepala Sekolah yang RUAR BIASA......              

   

Minggu, Desember 30

Daun pun tak selamanya hijau, kawan....

Nanti malam setelah jam 12 berdentang, tahun agar berganti. Bertambah 1 angka di digit belakangnya. Dengan apa kita akan menandai bertambahnya angka 1 itu? Dengan membeli terompet dan membunyikannya keras-keras sehingga dapat menggantikan pukulan kentongan bapak-bapak yang biasanya keliling ronda? Atau membuat kue apem dibeberapa daerah dan membagikannya ke semua warga. Atau juga dengan kenduri ?

Apapun pemaknaan kita dan selebrasi kita saat menjelang tahun baru, apakah benar-benar kita perlukan jika semua yang pernah kita lakukan, kesalahan-kesalahan di tahun lalu akan terulang. Sikap negatif kita. Apatis kita. Ketak pedulian kita akan sekitar. Dan sebagainya. Njur, tahun baru itu menjadi apa? Sia-sia kupikir. 


Daun masih berwarna hijau, seperti yang terlihat dibalik kaca jendela ruangan kantorku, bahkan suasananya masih sama dengan tahun yang lalu. Pembedanya adalah cat kantor yang berganti warna menjadi biru,sehingga menjadi segar dan tak terlihat kusam lagi. Dan apakah kalian tahu ada pohon pucuk merah? Bahwa warna-warna pucuk daunnya berwarna merah. Sungguh indah, lain dari pada yang lain. Menjadikan persepsi kita bahwa daun harus berwarna hijau atau berwarna kuning karena layu, akan berubah. Seperti itulah, yang ingin kurasakan pada tahun depan. Maksudku, 24 jam kedepan. Saat angka 1 itu lahir. Berganti warna, menjadi beda, merubah paradigma lama. Atau seperti hewan dan tumbuhan, bermetamorfosis, berubah kulit seperti ular, atau malah ber-mimikri, sehingga tak seorangpun bisa mengira seperti apa kita kemudian. Berani berubah dan berani mengubah.

Itu harapanku, selain harapan terbesar masih sama seperti dulu, dekat dengan orang-orang yang kita sayangi dan menyayangi kita.

Well, what's your expect after 24 hours, in future?
It's on yours..!!!!



Minggu, Desember 2

Oke..baiklah....Diriku tetap kerenlaaah...!!!

Ho ho ho...seharusnya tulisan ini dipost kan tanggal 29 November kemarin. Emang ada apa di tanggal itu? Wahhh...itu tanggal penting lho..tanggal dimana si penulis cerita bertambah tua..hmm...jatah umur yang berkurang.... Jatah menerima tambahan do'a dari orang-orang tercinta : Semoga banyak berkah di sisa usia...amiinnn..aminn ya Robbal alamin...

Apa yang telah dilakukan selama empat puluh tahun lalu? Banyak kesombongan yang jelas. Banyak kesalahan. Banyak keisengan. Banyak berkeluh kesah. Banyak berlaku sok-sok an. Banyak dosa.....  too bad....too bad...very bad !!!
Padahal setiap perbuatan inginnya tak ada itu semua....tapi ? I'm just a human...Ah, tapi itu bukan excuse.....itu pembenaran !!! Pembenaran atas kebodohan pribadi. Pembenaran atas ketidaktahuan. Dan pembenaran atas ketidakmauan untuk belajar,.... belajar dan belajar. Bukankah lelucon "Jangan mengulangi kesalahan" itu benar-benar bukan anekdot semata?

Dan sekarang, sepertinya 'kesombongan' itu tetap ada. Merasa bahwa apa yang telah dilakukan beberapa tahun terakhir adalah suatu kebajikan, suatu hal yang luar biasa, suatu hal yang perlu pengakuan orang lain, dan parahnya adalah suatu hal yang ingin mendapat pujian. Atas dasar apa coba? Hmmm....kupikir atas dasar 'ke-merasa-an' diri. Terlalu over confident. Tapi ternyataaaa?????  Expecting-nya terlalu tinggi. Tak semua orang memuji, tak semua orang merasa nyaman dan cocok dengan kita. Kitaaaa????? Heheheheh....sayangnya, ternyata cuman diri ini.  :(

Mau contohnya? Hmm..pernahkah kalian bertemu dengan orang yang kalau kau sapa, kau senyumi, tak pernah menggubrismu? Tahu kan bagaimana rasanya dicuekin orang? Hmmm...setiap bertemu, tak pernah kubosan menegurnya, walaupun hasilnya akan tetap sama.  Sedih rasanya, saat menyadari teguran, sapa dan senyumku tak pernah berbalas. Padahal dulu, kami akrab lho. Beliau ini suka bercanda, menggoda, karena dalam rapat selalu hanya aku yang wanita. Dan saat sadar kalau mulai dicuekin, ku sms, mungkin ada kesalahan yang tak kusengaja menyakiti beliau. Dan beliau membaca sms ku langsung datang keruangan dan menyodorkan tangan. Katanya," Apa-apaan ini? Kita gak ada masalah kan? Ah..kau terlalu banyak perasaan sih." Dan pertemuan itu ditutup dengan canda. Ahamdulillah, saat itu menjadikan kami akrab lagi. Tapiiiii...akhir-akhir ini, sikapnya sekarang bahkan jauh lebih dingin dari sebelumnya. 
 
Contoh yang lain? Hmm...misalkan saat kutawarkan blog ini pada seorang kawan...Dan si kawan ternyata mau berkunjung dan membaca isi blog, ... itu menyenangkan sekali buatku. Tetapi pada suatu masa kemudian, saat kau tawarkan suatu bahasan dalam blog ini kembali, sang kawan tersebut membalas dengan "Gak aaaahh,...Bahasanya,...." ( Tersirat bahwa ada yang salah dengan pemakaian bahasaku). Nah, bukankah itu sudah menunjukkan bahwa : Ah, blog apaan, isinya apaaa, bahasanya..... dan itu berarti,  Sopo to kowe kuwi?? 
Hiks...sedih.... Trus, jadi kepikiran. Berhari-hari malah. Ada sesuatu yang salah. Expecting-ku ternyata memang benar-benar ketinggian. I'm not good enough.

Tetapi....., tidak ah...tidak ada yang salah. Bahasa di blog ini memang bahasaku. Untuk mereka yang sangat halus tutur bahasanya, bahasa di blogku bisa jadi terlalu terus terang, tajam dan tidak berperikemanusiaan...heheheheh....Lha ini semua karena diriku bukan penulis handal, cuman penulis kacangan yang hanya berani nulis di blog. Pernah nyoba ikut even kecil nulis, tapi hasilnya juga belum kutahu, belum diumumin, atau sudah tapi tak kutahu...hihihi, karena tak terlalu yakin dapat masuk nominasi. Tapi walaupun hanya di blog, tetap berani. That's me. Apa adanya diriku. Dan ini kusadar saat ada #ShareABook di twitter dari seorang kawan @LetsShareABook, mengambil bukunya Hugh Macleod "Freedom Is Blogging In Your Underwear" dimana dijelaskan :

1) Internet memberikan kebebasan pribadi dan mengubah hidup, salah satu contohnya:    blogging. Blog sangat penting & powerful.
2) Blogging menjadikan seseorang menjadi "in-charge", melakukan yang diinginkan dan    independen tanpa perlu persetujuan orang lain
3) Saking bebasnya, kita dapat memilih kapan dan dengan cara apa kita ngeblog. Kalau    Hugh, dengan "bercelana dalam" pun bisa.
4) Kita dapat ngeblog kapan saja, mengisinya dengan sesuatu yang kita inginkan & sepanjang  apapun. It's up to us.
5) Blogging adalah ekspresi diri atau apa adanya. Just be ourselves.
6) Menurut Hugh, dg ngeblog maka kita punya platform. Punya platform berarti punya   karir. Dan, punya karir berarti punya hidup.
7)  Dan jika kita memiliki hidup maka kita punya kebebasan.  Maka, blogging adalah hidup     dengan kebebasan (freedom).

Well....jadi suka-suka kita kan dalam pengisian blog kita, tetapi tetep dong, maksud nya adalah : Semoga bisa memberikan manfaat bagi yang membacanya. Tetapi juga,...orang lain juga berhak menolak membacanya...hehehhehehe.... Begitulah. Jadi...mungkin gak perlu sedih-sedih amat deh, mikirin siapa yang mampir, siapa yang tidak. Dan menulis??? Jalan teruuuussss....!!!! Keren kan ???

Dan pada saat kusedih akan sikap teman yang mencuekkan kita, ternyata yang dicuekin bukan hanya diriku seorang. Heheheeh....rupanya banyak yang mengeluh tentang 'beliau' yang kata mereka 'kok bisa sih', ditegur aja tak pernah mau. Rupanya yang ber'masalah' sepertinya bukan orang yang menegur, tetapi beliau yang ditegur. Tapi teteplah, setiap bertemu, tak lupa kutegur, kesenyumi bahkan juga kadang menegurku pun dengan memanggil namanya. Dan selalu tak dapat balasan. Keren bukan ???

Baiklah, siapa yang bilang kalau selama ini diriku keren?
Yeee.......coba tanya suamiku, pasti jawabnya, istrinya yang terkeren. Gak percaya? Coba deh.  *Uhuk
Masih mau coba lagi? Gak percaya kalau aku hebat? Coba tanya ibuku....hehehehhehe
Dan aku sangat pintar lho. Masih tetap gak percaya? Coba tanya my lil son.....biasanya kalau ada yang susah dipelajaran SD nya, my lil son pasti nanyanya ke Emaknya, dan pernah dia bilang, "Ibu kok mesti tahu jawabannya sih?"
Wahahahhaah........pintar kan Emaknya.

Dan tanggal 29 November kemarin, masih banyak teman-teman yang mau sekedar menyapa, dan mendoakan yang baik-baik pada wanita biasa-biasa ini. Doa-doa terkeren yang selalu akan ku 'amin' i.  Masih banyak orang-orang yang mencintai si manusia penulis blog yang 'apalah' ini. Ucapan tengah malam dari yang terkasih. Kado doa dari anak tersayang, si kakak di rumah, walaupun hanya melalui sms.
 
Dan lihatlah, bahkan kuterima bingkisan spesial ini, sebuah ucapan yang menghangatkan hati, sangat,....  mawar .....aaahhh..... Do you know, mawar is the most beautiful 'bunga' in the world, terutama yang ini    ----------------->
(*,)


Dan dari semua bukti itu, maka sampai detik ini   "Diriku tetap kerenlaahhh...!!"  hihihihihihi...........


Jadi kenapa harus bersedih dan tak percaya diri ????
Just be my self and believe that is the best of me.......